sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Emil paparkan capaian Jabar di HUT ke-75

Nilai investasi di Jabar dianggap tertinggi dengan Rp57,9 triliun.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Rabu, 19 Agst 2020 13:50 WIB
Emil paparkan capaian Jabar di HUT ke-75
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, mengklaim, banyak capaian positif diperoleh jelang HUT ke-75 Jabar. Sektor pertanian tumbuh hingga di atas 7% saat pandemi coronavirus baru (Covid-19), salah satunya.

Kemudian, indeks desa membaik. Kini terdapat 270 desa mandiri, 1.632 desa maju, dan tidak ada satu pun yang berkategori desa tertinggal.

"Selama dua tahun ini, kondisi sosial ekonomi dan infrastruktur desa semakin meningkat," ucapnya di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (19/8). Terdapat 5.312 desa di Jaar.

Selanjutnya, disebut menjadi provinsi dengan nilai investasi tertinggi nasional sebesar Rp57,9 triliun. Kilahnya, didukung infrastruktur yang baik.

Apalagi, sambung Emil, sapaannya, Pelabuhan Patimban akan beroperasi pada November 2020. Sementara itu, tol Cisumdawu bisa dioperasikan mulai tahun depan.

Jabar pun dianggap swasembada alat kesehatan (alkes) untuk menangkal Covid-19. Bahkan, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) telah mengantongi izin Pemerintah Arab Saudi untuk menjadi embarkasi haji 2021.

"Selama dua tahun berjalan, saya bersama Pak Wakil Gubernur telah mendapatkan 92 penghargaan nasional dan internasional, salah satunya penghargaan desa digital tingkat Asia Pasifik. Opini WTP (wajar tanpa pengecualian) juga diraih Jabar untuk ke-9 kali, bahkan tahun ini seluruh kabupaten dan kota di Jabar mendapatkan opini WTP dari BPK," paparnya.

Meski demikian, Emil mengakui, 80% sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian Jabar terdampak pandemi. Karenanya, menjadi prioritas pemulihan ekonomi.

Sponsored

Pemulihan ekonomi pasca Covid-19 bakal dilakukan dengan sejumlah langkah. Salah satunya, membuat peta jalan pemulihan ekonomi 2020-2023.

"Kami bagi tiga tahap, yakni tahap penyelamatan, pemulihan, dan normalisasi dengan sejumlah sektor prioritas," tutupnya, melansir situs web Pemprov Jabar.

Berita Lainnya