sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Fadli Zon: Impor bawang putih, jadi ajang pemburu rente

Fadli Zon menyayangkan adanya impor bawang yang dapat memukul petani bawang saat panen.

Cantika Adinda Putri Noveria
Cantika Adinda Putri Noveria Kamis, 08 Agst 2019 14:08 WIB
Fadli Zon: Impor bawang putih, jadi ajang pemburu rente
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 396.454
Dirawat 60.694
Meninggal 13.512
Sembuh 322.248

Anggota Komisi VI Fraksi Hanura, Inas Nasrullah Zubir mengaku dirinya belum mengetahui siapa rekannya di Komisi VI yang tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semalam (7/8). 

"Saya sudah mendengar berita itu, tapi tidak tahu siapa ya," tutur Inas kepada Alinea.id pada Kamis (8/8). 

Inas justru mempertanyakan, kenapa terjadi penangkapan atas rekannya. Pasalnya kata dia, DPR hanya berfungsi sebagai lembaga yang bisa mengkritisi saja, keputusan atau kewenangan soal impor tetap ada di tangan pemerintah. 

"Kami mengkritisi saja, tidak memberikan izin. Kalo kewenangan impor itu kewenangannya Kemendag. DPR kan cuma bisa komentarin saja," ujar Inas. 

Terpisah, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, persoalan impor memang selalu ditemui banyak masalah. Setiap impor seringkali menjadi ajang perburuan rente. Perburuan rente kata dia, terkait harga yang memang disparitasnya cukup tinggi. 

Fadli Zon menyayangkan adanya impor bawang yang dapat memukul petani bawang saat panen. Meski begitu, ia mengaku belum mengetahui siapa anggota DPR yang ditangkap tangan oleh KPK dalam temuan bukti transfer Rp2 miliar tersebut. 

"Ya nanti ditunggu perkembangan selanjutnya sampai sejauh mana, apa yang terjadi. Nanti setelah ada pengumuman resmi nanti kami lihat. Saya sih belum tahu ya, baru dari berita aja," ujar Fadli.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 11 orang di Jakarta, yang diduga melakukan transaksi rencana impor bawang putih. Dari hasil operasi tangkap tangan itu, tim KPK mengamankan bukti transfer sebesar Rp2 miliar. 

Sponsored

Selain itu, dari orang kepercayaan anggota DPR, ditemukan sejumlah mata uang asing berupa Dolar AS yang masih dalam proses perhitungan dan penelurusuran. 

Jika benar anggota DPR terlibat, maka semakin banyak anggota DPR periode 2014-2019 yang ditangkap karena korupsi, berdasarkan catatan Indonesian Corruption Watch (ICW) mencatat ada 254 anggota dewan menjadi tersangka korupsi sepanjang 2014-2019. Dari angka tersebut, 22 orang di antaranya anggota DPR. 

Terkait impor bawang putih, sebenarnya Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 16 tahun 2017, menyatakan ada kewajiban bagi importir bawang putih untuk menanam bawang putih di dalam negeri sebesar 5% dari total impor yang diajukan. 

Pada awal Mei 2019, jumlah impor bawang putih yang sudah masuk ke Indonesia telah mencapai 115.000 ton. Impor terpaksa dilakukan salah satunya karena harga yang emlonjak tinggi akibat minimnya apsokan dari petani lokal. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statisik (BPS) terjadi peningkatan nilai impor tertinggi pada Mei 2019 adalah bawang putih. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), selama bulan Mei, Indonesia telah mengimpor bawang putih sebanyak 69.507 ton atau senilai US$76,4 juta dari China. 

Angka tersebut meningkat signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dengan volume impor bawang putih sebesar 51.367 ton atau setara dengan US$44,2 juta dollar atau terjadi peningkatan 57,5%

Berita Lainnya