sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Firli: Saya ingatkan, hanya masalah waktu bagi KPK ungkap korupsi

Ketua KPK ungkap strategi cegah remaja tak terjangkit virus korupsi.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Rabu, 12 Agst 2020 13:09 WIB
Firli: Saya ingatkan, hanya masalah waktu bagi KPK ungkap korupsi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 252923
Dirawat 58788
Meninggal 9837
Sembuh 184298

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan kepada seluruh elemen anak bangsa untuk tidak melakukan praktik rasuah. Menurutnya, beragam hukuman dapat dikenakan bagi para koruptor, seperti hukuman mati.

Pernyataan itu disampaikan melalui keterangan tertulis Firli dalam rangka perayaan Hari Remaja Internasional atau International Youth Day hari ini.

"Saya ingatkan, hanya masalah waktu bagi KPK untuk mengungkap praktik korupsi, apalagi dukungan segenap elemen bangsa, mengalir deras kepada kami. Ingat, ini bukan fantasi, hanya dibui, hukuman mati menanti kalian para koruptor di negeri ini," kata Firli, Rabu (12/8).

Lebih lanjut Firli menyampaikan, pihaknya tengah menjalankan 'Strategi Pendekatan Pendidikan Masyarakat' guna memerangi praktik rasuah. Strategi itu menyasar anak-anak hingga remaja dengan tujuan untuk membentuk pola pikir dan budaya melalui beberapa program edukasi antikorupsi.

"Strategi Pendekatan Pendidikan Masyarakat adalah salah satu dari tiga pendekatan pemberantasan korupsi yang merupakan core business KPK dalam pemberantasan korupsi yang dilaksanakan secara holistik, integral sistemik, dan sustainable," terang Firli.

Baginya, strategi itu dapat menjadi imun dan vitamin bagi remaja agar tidak terjangkit virus korupsi. Di samping itu, strategi itu ditujukan untuk menangkal pengaruh kuat laten korupsi serta perilaku koruptif yang telah berakar kuat.

Menurutnya, kejahatan korupsi secara perlahan akan merusak negara. "Korupsi adalah persoalan klasik, masalah kuno, namun hebatnya dia (korupsi) mampu memodernkan dirinya agar tetap selaras dengan perkembangan zaman," kata Firli.

Firli menilai, modus kejahatan korupsi akan selalu diperbaharui oleh pelaku. Tujuannya, agar tindakan lancung tidak terendus oleh aparat penegak hukum.

Sponsored

"Satu impian besar dan harapan saya dan tentunya kita semua, korupsi dan perilaku koruptif benar-benar musnah, sirna dari Bumi Pertiwi karena penyakit kronis korupsi tak lagi mampu mempengaruhi apalagi merasuki kedalam generasi penerus bangsa kita, kebanggaan negeri ini," pungkas Firli.

Berita Lainnya
×
img