sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gempa M 6,1 di Maluku Tengah diikuti 13 gempa susulan

BNPB sebut masyarakat mengungsi ke lokasi lebih tinggi pascagempa di Maluku Tengah.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Rabu, 16 Jun 2021 15:59 WIB
Gempa M 6,1 di Maluku Tengah diikuti 13 gempa susulan

Hasil monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat setidaknya terjadi 13 gempa bumi susulan (aftershock) magnitudo (M) 3,5, pascagempa M 6,1 di Maluku Tengah, Rabu (16/6) pukul 13.35 WIB.

Berdasarkan laporan sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah terjadi kerusakan bangunan di Desa Yaputi, Kabupaten Maluku Tengah, berupa dinding penahan tanah (talud) pantai, dan air laut sempat terlihat surut.

"Sementara di Desa Saunolu terdapat kerusakan pada permukiman masyarakat dan di Desa Mahu terdapat patahan. Hingga berita ini dirilis belum ada laporan korban jiwa akibat gempa bumi tersebut, namun masyarakat telah melakukan evakuasi mandiri dengan mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi," kata BNPB melalui keterangan tertulis.

BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada dan siap siaga atas bahaya gempa bumi maupun potensi tsunami. "Tetap pantau informasi yang dapat dipercaya dan tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," lanjutnya.

Sponsored

BMKG sebelumnya menyampaikan informasi awal bahwa telah terjadi gempa  M 6,1 di Maluku Tengah dan tidak memicu terjadinya tsunami. Belakangan, BMKG mengupdate informasi adanya potensi tsunami, namun bukan dari gempanya melainkan akibat longsoran di bawah laut. Hasil observasi muka laut sta TEHORU menunjukkan ada kenaikan muka air laut setinggi 0,5 meter pascagempa. 

Berita Lainnya