sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Guru di 19 provinsi belum dapat bantuan kuota internet

Dana program bantuan kuota internet Rp7,2 triliun berpotensi tak terpakai maksimal.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Senin, 26 Okt 2020 11:58 WIB
Guru di 19 provinsi belum dapat bantuan kuota internet
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 569.707
Dirawat 81.669
Meninggal 17.589
Sembuh 470.449

Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) kembali memperoleh laporan sekolah yang belum terima bantuan kuota internet untuk periode pertama pada September 2020. Padahal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah menyalurkan subsidi kuota bulan kedua Oktober.

Menurut koordinator P2G Satriwan Salim, Kemendikbud tidak benar-benar serius dalam melaksanakan program bantuan kuota internet. Menurutnya, laporan kepada P2G terkait siswa dan guru belum menerima bantuan kuota sebenarnya pernah disampaikan akhir September lalu.

Persoalan yang terungkap saat itu relatif sama. Akan tetapi, kata Satriwan, kendalan masih terjadi hingga sekarang. Bahkan, ada penambahan laporan di beberapa provinsi.

“Artinya, Kemdikbud tidak serius dalam menindaklanjuti temuan-temuan keluhan bantuan kuota bulan September lalu. Padahal, mendapatkan bantuan kuota ini merupakan hak dasar siswa dan guru agar pembelajaran jarak jauh atau PJJ, khususnya daring tetap terlaksana,” ujar Satriwan dalam keterangan tertulis, Senin (26/10).

Ia curiga dana program bantuan kuota internet sebesar Rp7,2 triliun berpotensi tidak terpakai maksimal. Pasalnya, P2G menerima laporan bahwa bantuan kuota internet untuk para guru dari 19 Provinsi belum diterima.

Mencakup Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTT, Sulut, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.

Sebelumnya, pada 30 September 2020, P2G menerima laporan keluhan belum masuknya transfer kuota internet dari jejaring guru di 13 provinsi. 

Untuk itu, Satriwan meminta Kemendikbud menyederhanakan teknis administrasi penyaluran bantuan kuota internet. Ia juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi proses penggunaan anggaran program bantuan kuota internet ini.

Sponsored

Diketahui Kemendikbud menerbitkan Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020. Petunjuk teknis (juknis) ini menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan kuota data internet bagi pendidik dan peserta didik sehingga dapat mendukung penerapan pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19.

Paket kuota internet untuk peserta didik PAUD mendapatkan 20 GB per bulan dengan perincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah mendapatkan 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB.

Sementara itu, paket kuota internet untuk pendidik pada PAUD dan jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen mendapatkan 50 GB per bulan, dengan perincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.

Untuk apa dan siapa wacana klasifikasi SIM C?

Untuk apa dan siapa wacana klasifikasi SIM C?

Sabtu, 05 Des 2020 16:12 WIB
Geliat staycation pengusir penat

Geliat staycation pengusir penat

Jumat, 04 Des 2020 16:55 WIB
Berita Lainnya