sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

H-2 Idulftiri, 430.993 kendaraan tinggalkan Jakarta

Angka ini turun 61% dari lalu lintas (lalin) dari periode Lebaran 2019

Hermansah
Hermansah Sabtu, 23 Mei 2020 17:25 WIB
H-2 Idulftiri, 430.993 kendaraan tinggalkan Jakarta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 385.980
Dirawat 63.556
Meninggal 13.205
Sembuh 309.219

Selama periode H-7 sampai dengan H-2 Lebaran 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 430.993 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, Barat dan Selatan.

"Angka ini turun 61% dari lalu lintas (lalin) dari periode Lebaran 2019," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (23/5).

Heru juga menambahkan, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 39% dari arah Timur, 34% dari arah Barat dan 27% dari arah Selatan.

Untuk lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah timur tercatat jumlah kendaraan yang keluar Jakarta melalui GT Cikampek Utama 1 sebanyak 96.693 kendaraan, turun sebesar 80% dari Lebaran 2019.

Sedangkan, lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah timur melalui GT Kalihurip Utama 1 tercatat sebanyak 72.856 kendaraan, turun sebesar 61% dari Lebaran 2019.

"Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 169.549 kendaraan, turun sebesar 75% dari Lebaran 2019," kata Heru.

Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 146.276 kendaraan, turun sebesar 43% dari Lebaran 2019.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah selatan atau lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 115.168 kendaraan, turun sebesar 31% dari Lebaran 2019.

Sponsored

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran 2020.

Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah. (Ant)

Berita Lainnya