logo alinea.id logo alinea.id

Hendak disergap, KKB di Papua melawan dengan tembaki TNI

Sambil menembaki TNI dan Polri secara sporadis, KKB kabur ke dalam hutan.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Kamis, 19 Sep 2019 09:26 WIB
Hendak disergap, KKB di Papua melawan dengan tembaki TNI

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan perlawanan dengan menembaki aparat TNI dan Polri secara sporadis. Perlawanan terjadi saat aparat hendak menyergap mereka di Kampung Olenki, Distrik Mabugi, Kabupaten Puncak, Papua. 

Kapendam XII Cendrawasih, CPL Eko Daryanto, mengungkapkan kronologi baku tembak antara jajarannya dengan KKB pada Selasa (17/9) dini hari itu. Berawal saat aparat gabungan TNI dan Polri mencoba mendekat untuk menyergap KKB yang bersembunyi di honai, rumah khas orang Papua.

Namun, lanjut Eko, belum sampai ke honai, tim gabungan TNI dan Polri langsung diberondong senjata. Pihak KKB menembaki TNI dan Polri secara sporadis sambil mencoba melarikan diri.

“Mereka saat itu berada di dekat honai yang juga dekat dengan sungai," kata Eko melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Kamis (19/9).

Menurut Eko, ketika itu tim gabungan TNI dan Polri tak tinggal diam. Mereka membalas tembakan KKB yang saat itu lari berpencar masuk ke dalam hutan untuk menyelamatkan diri.

Namun demikian, pihak KKB tak henti-hentinya terus memuntahkan peluru. Setelah kontak tembak berhenti, aparat keamanan yang melakukan penyisiran menemukan adanya tujuh warga yang terkena peluru.

"Dari tujuh orang itu, tiga orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka. Mereka langsung dibawa ke Puskesmas Ilaga," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, setelah insiden baku tembak pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Kapolda Papua untuk membentuk tim investigasi gabungan. Selain itu, dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh provokasi yang dilakukan KKB.

Sponsored

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak berspekulasi dan terpengaruh oleh OPM (Organisasi Papua Merdeka). Kami juga tidak henti-hentinya mengajak seluruh masyarakat Papua menjaga kondusifitas demi kedamaian," ucap Eko.