sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

DPRD sepakati Pilwagub DKI dipercepat

Fraksi Demokrat DPRD DKI: Pilwagub DKI lebih cepat lebih baik

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Rabu, 25 Mar 2020 14:41 WIB
DPRD sepakati Pilwagub DKI dipercepat
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 26940
Dirawat 17662
Meninggal 1641
Sembuh 7637

DPRD DKI tetap paksakan Pemilihan Wakil Gubernur (Pilwagub) DKI diselenggarakan Jumat (27/3). Namun, keputusan itu belum dibahas dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI, untuk menetapkan jadwal paripurna pemilihan pendamping Anies Baswedan sampai 2022. 

Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI, Desie Christhyana Sari mengaku, keputusan Jumat pekan ini akan dilakukan pemilihan orang nomor dua di Jakarta, belum melalui rapat Bamus. "Nanti, kami akan bamuskan dulu ya, jadwalnya," kata Desi  di Jakarta, Rabu (25/3).

Menurut Anggota Komisi B DPRD DKI itu, rencananya dewan di Kebon Sirih menyelenggarakan rapat Bamus Pilwagub DKI, Kamis (26/30. Jika, memang pemilihan harus dipercepat dengan alasan membantu Gubernur DKI, Anies Baswedan untuk menangani Covid-19 tidak ada masalah. "Yang penting mengikuti protokol yang ditetapkan dan sterilisasi fasilitasi. Khususnya, ruangan paripurna," ucap Desi.

Dia beralasan, percepatan Pilwagub DKI untuk membantu Anies bekerja sebagai gubernur menjalankan roda pemerintahan di ibu kota. Apalagi, wabah coronavirus di Jakarta terus bertambah. "Lebih cepat lebih baik. Ini untuk bantu gubernur," jelasnya. "Saya berpesan, paripurna pemilihan jangan terlalu lama," tambah dia.   

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Pilwagub DKI, Basri Baco mengklaim, penyelenggaraan Pilwagub DKI diselenggarakan Jumat (27/3), telah disetujui semua fraksi di Kebon Sirih. Padahal, Bamus DPRD DKI belum menetapkan jadwal atau menyetujui Jumat akan dilaksanakan pemilihan. "Hal itu berdasar, permintaan mayoritas fraksi," klaim Wakil Ketua Panlih Wagub DKI itu. 

Meskipun, Jakarta saat ini tengah dilanda infeksi coronavirus, dan salah satu kota epicenter penularan Covid-19. Tapi hal itu, tidak jadi pertimbangan. Alasannya, Gubernur DKI Anies Baswedan butuh partner untuk bekerja. 

"Permintaan mayoritas fraksi minta ke pimpinan soal pemilihan. Pimpinan menyampaikan, ke panlih dengan situasi seperti ini gubernur perlu pendamping," katanya. 

Baco mengklaim, sudah mendapat surat keputusan dari Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi. Keputusan, penjadwalan ulang voting wagub akan diambil dalam rapat Bamus DPRD DKI, Kamis (26/3). "Sudah ada surat dari pimpinan dewan,''  ujar Baco.

Sponsored

Sebelumnya DPRD DKI Jakarta menunda paripurna pemilihan wagub karena pertimbangan kondisi ibu kota saat ini. Keputusan penundaan tertuang dalam surat yang ditandatangani Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, Jumat (20/3).

Pras menilai, situasi saat ini tergolong sebagai kejadian luar biasa, sehingga perlu menyikapinya dengan pertimbangan keselamatan dan kesehatan. "Saya putuskan untuk ditunda sementara karena melihat situasi yang tidak memungkinkan. Kami bersama prihatin dan harus memahami bahwa kejadian ini luar biasa," ungkap Pras.

Berita Lainnya