sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Politikus senior Golkar ingatkan kadernya benahi partai

Partai politik menghadapi tantangan soal kemandirian dan biaya partai politik di tengah kondisi partai politik saat ini.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Jumat, 08 Nov 2019 13:43 WIB
Politikus senior Golkar ingatkan kadernya benahi partai

Partai Golkar akan segera menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas). Munas akan menunjuk Ketua Umum Partai Golkar baru pada Desember mendatang.

Tensi persaingan ketua umum partai pun makin panas, Politikus senior Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengingatkan, agar kader Partai Golkar menjaga semangat membenahi partai. 

Momen pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat HUT ke-55 Partai Golkar diharapkan bisa menjadi momen introspeksi dan motivasi bagi jajaran pengurus dan kader Partai Golkar. Seluruh kader semestinya memiliki semangat untuk membenahi Partai Golkar menjadi sebuah partai yang modern.

"Partai modern itu dibutuhkan dalam kehidupan demokrasi kita, yang masih bertumbuh," kata Agun kepada Alinea.id pada Jumat (8/11).

Menurut Agun, tantangan partai politik saat ini, tak terkecuali Golkar ialah kemandirian dan biaya partai politik. Selain itu, korupsi yang menggurita, hingga manajemen dan tata kelola partai yang bersifat oligarki dan pragmatisme.

Agun mengatakan, sudah saatnya Munas pada Desember 2019 ini merancang masa depan Golkar sebagai partai ideologis, partai pembangunan, partai kader, tempat kreativitas dan inovasi kaum milenial.

Kata dia, seluruh kader harus mendayagunakan teknologi dalam tata kelola dan manajemen partai terbuka. Serta melibatkan warga di lingkungannya masing-masing.

"Artinya politik retorika elite yang selama ini dikumandangkan, harus dibumikan menjadi politik kerja warga. Sehingga partai politik menjadikan warga negara terberdayakan, serta memiliki kepedulian bahwa demokrasi itu adalah miliknya, jiwanya dan harapannya untuk masa depannya lebih baik lagi," pungkas dia.

Sponsored

Dalam pidatonya pada Rabu (6/11) malam, Jokowi mengatakan bahwa Golkar menjadi tulang punggung kekuatan pemerintah saat ini. Jokowi menyebut kondisi internal di Golkar bisa berpengaruh ke pemerintah.

Mantan Wali Kota Solo itu berharap agar internal Golkar tetap menjaga kesolidan di tengah rivalitas merebut kursi nomor satu di partai berlambang pohon beringin itu.

"Oleh sebab itu, solid dan komitmen harus kita jaga sama-sama," ujar Jokowi. 

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Rabu, 20 Nov 2019 19:35 WIB
Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Selasa, 19 Nov 2019 21:07 WIB