sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Jelang reuni akbar 212, PA usahakan kepulangan Rizieq

Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar Reuni Akbar 212 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin (1/2) dini hari. 

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Minggu, 01 Des 2019 17:25 WIB
Jelang reuni akbar 212, PA usahakan kepulangan Rizieq

Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar Reuni Akbar 212 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin (1/2) dini hari. Ketua Panitia Reuni Akbar 212 Awit Mashuri mengatakan PA 212 masih terus mengusahakan kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).

Awit mengaku, panita telah mengutus Sekretaris Umum FPI Munarman dan Direktur HRS Center Abdul Chair Ramdhan untuk mengurus pengasingan Rizieq, serta menjemputnya di Arab Saudi.

"Insyaallah beliau (HRS) hadir. Kita kan tidak tahu nih, kalau tiba-tiba besok muncul. Sekarang pencekalan ini kan sedang diurus. Kepulangan beliau sedang diusahakan oleh Pak Munarman dan Pak Abdul Khair," kata Awit saat dihubungi Alinea.id dari Jakarta, Minggu (1/12).

Awit mengatakan PA 212 juga telah menundang seluruh umat Islam untuk datang ke reuni akbar di Monas. 

Dalam Reuni Akbar 212 ini, pihaknya juga mengundang secara khusus tokoh-tokoh yang pernah ikut dalam setiap aktivitas PA 212. Awit menyebut beberapa nama seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

"Tapi Pak Fadli datang hanya sebagai alumni saja yah. Sedang Pak Anies sebagai tuan rumah," kata Awit.

Selain Fadli Zon, PA 212 juga mengundang secara khsusus beberapa ulama kondang seperti Ustaz Abdul Somad (UAS), Ustaz Adi Hidayat (UAH), Ustaz KH Abdullah Gymnastiar, dan Habib Ahmad Al-Habsyi.

Bukan hanya itu, Awit menerangkan, pihaknya juga mengundang seluruh organisasi masyarakat (ormas) Islam. Tak terkecuali Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Sponsored

"Ada perwakilan MUI DKI Jakarta Munahar Mukhtar, kemudian pengurus PBNU DKI Jakarta Mahfud Asirun. Nah Mumahammadiyah kita belum tahu pasti siapa," ujarnya.

Satu juta peserta

Sementara itu, Ketua PA 212 Slamet Maarif memperkirakan reuni ini akan dihadiri satu juta orang. Reuni Akbar 2019 akan dihadiri 1 juta orang. Mereka yang hadir, kata dia, datang dari berbagai daerah. Bukan hanya itu, Slamet juga menuturkan, reuni kali ini juga akan dihadiri peserta dari luar negeri.

"Ada dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Riau, Madura, Kalimantan sudah jalan menggunakan bus ke Jakarta sejak dua hari lalu. Terus ada dari Jwa Timur juga, Lampung  Palembang, dan Jawa Timur," papar Slamet. 

Ia menambahkan, dalam hal ini PA 212 juga mengundang komunitas nonmuslim. Misalnya ke Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI). 

Untuk diketahui, PA 212 akan menggelar Reuni Akbar 212 pada 2 Desember 2109. Acara akan dimulai sejak pukul 03.00 WIB dengan agenda awal salat Tahajud.

Kemudian, acara akan diteruskan dengan agenda Istigosah (03.30 - 03.50 WIB), salat Subuh berjamaah (03.50 - 04.30 WIB), zikir atau doa bersama untuk bangsa (04.30 - 05.10 WIB), dan tilawah al-quran (05.40 - 05-50 WIB).

Selain itu, agenda dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Bela Islam (05.50 - 06.00 WIB), sambutan-sambutan (06.00 - 07.05 WIB), pembacaan puisi untuk bangsa (07.05 - 07.10 WIB), ceramah agama dan doa penutup (07.10 - 07.50 WIB), dan doa penutup (07.50 - 08.00 WIB).

PA 212 sendiri merupakan kelompok yang lahir lantaran aksi turun ke jalan mayoritas Islam pada tanggal 2 Desember 2016. Saat itu, kelompok ini menuntut hukuman atas bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok karena dianggap telah menista agama Islam. 

Seterusnya, kelompok ini rutin mengadakan acara Reuni Akbar 212 di Monas setiap 2 Desmber. Acara ini dapat terselenggara setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedam mencabut larangan pengadaan acara keagamaan di Monas yang sebelumnya dikeluarkan Ahok.

Pada 2017, pihak PA 212 mengklaim bahwa jumlah peserta melebihi 7,5 juta orang. Kemudian, pada Reuni Akbar 212 tahun 2018, mereka mengklaim jumlah peserta yang hadir melebihi 3 jut orang.

Berita Lainnya