logo alinea.id logo alinea.id

Jenazah Ani Yudhoyono dimakamkan

Presiden Joko Widodo memimpin upacara pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Minggu, 02 Jun 2019 16:17 WIB
Jenazah Ani Yudhoyono dimakamkan

Jenazah Ibu Negara ke-6 RI, Kristiani Herrawati Yudhoyono, dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pukul 15.00 WIB. Jenazah Ani tiba di TMP Kalibata pukul 14.30 WIB, diiringi rombongan Keluarga dan Presiden Joko Widodo.

Tampak hadir mantan Presiden ke-3 dan ke-5 Indonesia, Baharudin Jusuf Habibie dan Megawati Soekarnoputri. Selain kedua mantan Presiden, istri presiden ke-4 Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid, juga datang ke TMP Kalibata sekitar pukul 14.20.

Pemakaman istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dilakukan secara militer. Prosesi pemakaman dimulai dengan pembacaan riwayat hidup, pembacaan apel persada yang dibacakan Inspektur Upacara Presiden Joko Widodo, hormat senjata, tabur bunga oleh keluarga, dan diakhiri dengan penimbunan liang lahat oleh SBY.

Anak pertama Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, kepergian sang ibunda sangat mengagetkan mereka. "Dua minggu sebelum memasuki masa kritis, beliau menunjukkan perkembangan yang positif. Tapi Allah berkehendak lain," kata Agus di TMP Kalibata, Minggu (2/6).

Saat pertama kali divonis kanker darah, Agus melanjutkan, Ani mengatakan dirinya pasrah, tapi tidak akan menyerah. Setiap nasihat dokter, kata Agus, ditulisnya dan dicatat dengan rapi.

"Selama empat bulan masa perawatannya, beliau tidak pernah berhenti bekerja dan berkarya. Insyaallah, karya beliau akan kami lanjutkan ke depannya," ujar Agus.

Sementara itu, Presiden Jokowi berharap kepergian putri mantan KSAD Letjen Purn Sarwo Edhie Wibowo, khusnul khotimah. Jokowi juga mengajak seluruh rakyat Indonesia mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik. 

Presiden pun berpesan kepada SBY untuk ikhlas menerima kepergian almarhumah.

Sponsored

"Kita hadir di sini sebagai bentuk penghormatan terakhir pada beliau. Kita sama-sama mengetahui, sepanjang hayatnya diabadikan untuk kepentingan bangsa dan negara," ujar Jokowi.