sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi: 18,9 juta orang ngotot mudik Lebaran

Pemerintah telah melarang mudik Lebaran 2020 guna meminimalisasi risiko penularan Covid-19.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Kamis, 29 Apr 2021 09:38 WIB
Jokowi: 18,9 juta orang ngotot mudik Lebaran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, sebanyak 89 juta orang yang hendak pulang kampung pada Lebaran Idulfitri 2021. Setelah pemerintah memberlakukan larangan mudik, sebanyak 29 juta (11%) di antaranya masih tetap ngotot.

"Begitu kita sosialisasi, kita sampaikan ke gubernur/bupati/walikota juga menyampaikan larangan mudik, turun menajdi 7%," ucapnya, Kamis (29/4). "Angkanya juga masih besar. Hati-hati, 18,9 juta orang yang masih akan mudik."

Jokowi pun menuntut para kepala daerah lebih menggalakkan sosialisasi larangan mudik. Dia menyakini, potensi penularan Covid-19 dapat ditekan jika gubernur serta wali kota/bupati turut berpartisipasi mengedukasi pelarangan pulang kampung.

"Apabila pemerintah daerah dibantu Forkompinda, semuanya bergerak mengatur, mengendalikan mengenai disiplin protokol kesehatan, saya yakin kenaikannya tidak seperti tahun lalu, 93%,” tuturnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhajir Effendy, sebelumnya menganggap, kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya terpapar Covid-19 mulai mengendur. Imbasnya, disiplin protokol kesehatan (prokes) juga mengalami penurunan dan diiringi dengan aktivitas di luar rumah.

"Masyarakat kita mulai sembarangan. Ini yang sangat mengkhawatirkan pemerintah sehingga apa yang terjadi di India (bisa) saja terjadi di Indonesia," katanya dalam webinar, beberapa waktu lalu. "India saat ini kasusnya naik sangat tajam, sudah eksponensial, ratusan ribu dalam waktu singkat."

Pemerintah melarang mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021. Namun, katanya, kenaikan kasus Covid-19 tetap tidak akan terhindarkan.

"Kalau seandainya dilepas, tidak ada larangan itu, akan ada 73 juta orang mudik dan kalau di larangan potensinya masih sekitar 13% dari total pemudik itu. Jadi, sekitar hampir 10 jutaan," paparnya.

Sponsored
Berita Lainnya