sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi ingatkan proyek lumbung pangan betul-betul dikalkulasi

Jokowi meminta infrastruktur pendukung proyek food estate segera digarap.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Rabu, 23 Sep 2020 13:29 WIB
Jokowi ingatkan proyek lumbung pangan betul-betul dikalkulasi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar proyek lumbung pangan atau food estate betul-betul dikalkulasi secara matang berbasis sains dan teknologi, termasuk kejelasan pengelolaan dan jenis tanaman yang bakal dikembangkan.

"Sehingga benar-benar tanaman yang ingin kita tanam itu betul-betul sesuai. Kemudian teknologi apa yang akan dipergunakan,” ucap Presiden Jokowi dalam rapat terbatas pembahasan food estate via konferensi video di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9).

Pada kesempatan itu, mantan Wali Kota Solo ini juga menyinggung infrastruktur pendukung seperti akses jalan untuk segera digarap.

”Sehingga nantinya kita harapkan berbagai alat atau mesin pertanian modern yang besar-besar ini tidak mengalami kesulitan apabila ingin masuk ke lapangan,” ungkap Presiden.

Jokowi juga menekankan pentingnya perumusan master plan secara holistik di daerah irigasi di Kalimantan Tengah seluas 148.000 hektare untuk lahan tanam padi.

"Juga yang lahan yang di luar non irigasi seluas 622.000 hektare, yang ini akan dikembangkan untuk tanaman singkong, jagung dan lain-lainnya serta peternakan,” tuturnya mengutip setkab.go.id.

Diketahui, pemerintah menargetkan proses pembangunan irigasi dan olah tanah pada program lumbung pangan di Kalimantan Tengah selesai awal Oktober 2020. Harapannya, lahan di wilayah tersebut sudah bisa ditanami tanaman yang direncanakan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengaku, intens bersinergi bersama Kementerian Pertanian, Kementerian Pertahanan, Kementerian BUMN, dan Kantor Staf Presiden. Terutama, untuk mensinkronisasikan program kerja pengembangan food estate.

Sponsored

Ada dua pengembangan food estate di Kalteng. Pertama, padi dengan leading sector Kementerian Pertanian. Lokasinya di lahan aluvial seluas 165.000 hektare (ha) bekas lahan pengembangan gambut sejuta ha.

Kedua, singkong dengan leading sector Kementerian Pertahanan seluas 60.000 ha. Tahap awal, mulai dikerjakan food estate untuk padi seluas 32.000 ha pada Oktober 2020.

"Untuk padi dimulai dengan perbaikan saluran irigasi dan perbaikan jalan-jalan masuk menuju kawasan food estate pada Oktober 2020. Sisanya, 133.000 ha akan dilanjutkan nanti 2021, sehingga akhir tahun 2021 kawasan estate padi seluas 165.000 selesai dikerjakan fisik semua dan mulai tanam full pada 2021," kata Menteri Basuki, saat rapat kerja di Kampus PUPR, Rabu (2/9).

Berita Lainnya