sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi minta santunan korban Sriwijaya Air segera diselesaikan

Dia juga ingin keselamatan transportasi lebih diperhatikan.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Rabu, 20 Jan 2021 16:41 WIB
Jokowi minta santunan korban Sriwijaya Air segera diselesaikan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau posko darurat evakuasi korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 di Jakarta Internasional Container Terminal (JICT), Rabu (20/1). Dirinya menyaksikan puing-puing pesawat yang ditemukan dan prosesi pemberian santunan.

“Terima kasih atas santunan ini dan segera diselesaikan untuk keseluruhan korban. Saya juga ingin menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga agar diberikan keikhlasan dan kesabaran,” ujarnya dalam telekonferensi, beberapa saat lalu.

PT Jasa Raharja menyerahkan santunan sebesar Rp50 juta per penumpang. Sementara itu, Sriwijaya Air memberikan senilai Rp1,2 miliar per penumpang.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto; Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi; dan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito.

Jokowi meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera menindaklanjuti kasus jatuhnya pesawat Sriwijaya Air. Dirinya ingin keselamatan transportasi ke depannya lebih diperhatikan demi keselamatan penumpang.

Sebelum ke JICT, Jokowi terlebih dulu meninjau lokasi bencana banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (18/1). Sehari berselang, menemui pengungsi korban gempa bumi di Stadion Manakarra, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (19/1).

Adapun pesawat Sriwijaya Air 737-500 dengan nomor penerbangan SJY-182 dikabarkan hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 9 Januari 2021.

Berdasarkan jadwal, pesawat seharusnya tiba pukul 15.15 WIB. Namun, akhirnya diketahui pesawat jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Sponsored

Semula, jumlah penumpang sebanyak 59 orang, tetapi diralat maskapai sehingga menjadi 62 orang. Mereka terdiri dari 12 kru pesawat, 43 penumpang dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

Berita Lainnya