sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi: Pandemi beri pelajaran luar biasa dalam perencanaan pembangunan

Meskipun dalam pelaksanaan pembangunan harus dinamis, tujuannya tetap sama menyejahterakan rakyat dan memajukan bangsa.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Selasa, 04 Mei 2021 14:18 WIB
Jokowi: Pandemi beri pelajaran luar biasa dalam perencanaan pembangunan

Pandemi Covid-19 saat ini memberikan pelajaran yang luar biasa dalam perencanaan pembangunan di Indonesia. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (04/05).

"Sebaik apapun perencanaan yang sudah kita buat, kita juga harus siap untuk melakukan perubahan secara cepat untuk menyesuaikan dengan tantangan dan peluang-peluang," kata Preiden dikutip dari laman setkab.go.id.

Meskipun dalam pelaksanaan pembangunan harus dinamis, tujuannya tetap sama menyejahterakan rakyat dan memajukan bangsa.

"Yang tidak berubah adalah tujuan utamanya, yaitu untuk menyejahterakan rakyat, untuk memajukan bangsa. Tetapi, caranya seringkali harus berubah karena tantangan dan peluangnya setiap saat juga bisa berubah-ubah," bebernya.

Mantan Gubernur DKI itu menekankan, dibutuhkan sinergi kekuatan dari komponen-komponen bangsa untuk dapat memecahkan permasalahan yang timbul akibat pandemi, baik di sisi kesehatan maupun ekonomi.

Di sektor kesehatan, menurut Jokowi, upaya 3T (testing, tracing, dan treatment), vaksinasi, serta disiplin dalam penerapan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) membutuhkan dukungan dari seluruh komponen bangsa.

"Butuh keaktifan dari seluruh jajaran pemerintahan, dari pusat sampai ke daerah; demikian pula produktivitas dari kalangan industri, yang kecil sampai yang besar, untuk memproduksi alat-alat kesehatan dan obat; juga dukungan dari negara lain ini juga sangat diperlukan," ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan, pandemi yang telah berlangsung lebih dari satu tahun ini, membuat pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mutakhir juga tidak dapat dihindari.

Sponsored

Di saat berbagai kegiatan seperti pelayanan pemerintahan, pendidikan, dan bisnis retail tidak dapat dilaksanakan secara luring maka harus segera diubah menjadi daring.

"Ketika kita butuh data yang cepat, data yang akurat, data yang terintegrasi, yang kita butuhkan adalah teknologi digital. Ketika kita butuh obat, butuh vaksin, butuh alat-alat kesehatan, yang kita butuhkan untuk cepatnya adalah kita butuh teknologi," tandas Presiden.

Berita Lainnya