sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi tetap ingin vaksinasi selesai sesuai terget

Indonesia menargetkan program vaksinasi Covid-19 rampung akhir 2021 dengan capaian 181,5 juta penduduk telah disuntik.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Kamis, 25 Mar 2021 10:37 WIB
Jokowi tetap ingin vaksinasi selesai sesuai terget

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 tuntas sesuai target yang telah ditetapkan. Indonesia menargetkan program vaksinasi Covid-19 rampung akhir 2021 dengan capaian 181,5 juta penduduk telah disuntik.

Ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di RSUP dr Johannes Leimena pada Kamis (25/3) pagi, Jokowi mengaku, menyaksikan pelayanan publik, lansia, dan tokoh-tokoh agama disuntik. 

Mantan Gubernur DKI itu mengungkapkan, sebanyak 116.000 warga di Provinsi Maluku telah divaksin Covid-19. Terkhusus, kota Ambon telah ada 30.000 warga yang telah divaksin Covid-19.

"Ini terus setiap hari berproses. Kami harapkan sesuai target. Nanti, bisa kami selesaikan," ucapnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (25/3).

Dia menganggap, RSUP dr Johannes Leimena dapat memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Indonesia Timur. Khususnya, warga di kota Ambon, Maluku.

"Setelah groundbreaking (terobosan) di tahun 2017, pada hari ini juga telah kami lihat telah selesai rumah sakit dr Johannes Leimena di Ambon yang kita harapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan prima untuk masyarakat Indonesia Timur," tutur Jokowi.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengakui, program vaksinasi Covid-19 tuntas dalam setahun, sebagaimana diinginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sulit dicapai. Alasannya, perlu melakukan 1 juta suntikan setiap harinya untuk merealisasikan target tersebut.

"Memang sangat berat untuk mencapai 1 tahun karena mencapai 1 tahun ini artinya 1 juta suntikan per hari," ucapnya dalam keterangan pers virtual, Selasa (9/3).

Sponsored

Hingga kini, terangnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hanya dapat melakukan 200.000 suntikan per hari. Namun, terus mengupayakan meningkatkannya menjadi 500.000 suntikan per hari. 

Untuk mewujudkannya, menurut Dante, perlu dilakukan vaksinasi massal yang menggandeng berbagai pihak-pihak terkait (stakeholder). Kemudian, mendorong puskesmas melakukan vaksinasi sebanyak 200.000 suntikan selama Maret 2021. Kecepatan vaksinasi Covid-19 juga tergantung dari ketersediaan vaksin. Hingga kini, baru dua merek vaksin Covid-19 yang telah digunakan, Sinovac dan AstraZeneca.

Program vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan dalam dua semester. Enam bulan pertama (Januari-Juni) ditargetkan menyuntik 45 juta orang dengan kebutuhan 90 juta dosis. Semester II (Juli-Desember), program vaksinasi Covid-19 harus dapat menyuntikan 280 juta dosis kepada 140 juta orang calon penerima. Jumlah tersebut sekitar 3 kali lebih banyak dari periode sebelumnya.

Berita Lainnya