sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi: Tidak ada lagi 01 dan 02

"Tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada hanyalah persatuan Indonesia."

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Kamis, 27 Jun 2019 21:59 WIB
Jokowi: Tidak ada lagi 01 dan 02
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 396.454
Dirawat 60.694
Meninggal 13.512
Sembuh 322.248

Presiden Joko Widodo menyatakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan Prabowo-Sandiaga Uno dalam sengketa hasil Pilpres 2019, menjadi momen untuk kembali merekatkan persatuan bangsa. Jokowi menginginkan perbedaan pilihan politik di Pilpres 2019 tak lagi dipersoalkan.

"Saya mengajak seluruh warga untuk bersatu kembali, memajukan Indonesia, memajukan tanah air kita tercinta. Tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada hanyalah persatuan Indonesia," kata Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (27/6).

Menurutnya, putusan MK telah mengukuhkan pilihan mayoritas warga di Pilpres 2019.  Seluruh rakyat Indonesia, kata dia, telah melalui seluruh tahapan Pemilu 2019 secara terbuka, transparan, dan konstitusional. 

Karena itu dia mengingatkan agar seluruh rakyat Indonesia tetap harus saling menghargai dan saling menghormati, meskipun memiliki pilihan politik yang berbeda.

Calon presiden nomor urut 01 ini pun berharap seluruh rakyat Indonesia dapat menerima dirinya dan Ma'ruf Amin, untuk memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan. 

"Presiden dan wakil presiden terpilih adalah presiden dan wakil  presiden bagi seluruh bangsa, seluruh warga Indonesia," kata Jokowi. 

Dia juga meyakini seluruh rakyat Indonesia memiliki semangat yang sama dalam membangun Indonesia, agar menjadi pemenang dalam kompetisi global yang ketat, unggul, dan membawa kesejahteraan bagi Indonesia. 

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih pada seluruh rakyat atas amanah yang diberikan pada saya sebagai presiden dan Pak Ma'ruf Amin sebagai wapres. Semoga amanah ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya," ucapnya. 

Sponsored

"Saya janji akan jadi Presiden dan Wakil Presiden bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa kecuali," kata Jokowi lagi. 

Berita Lainnya