sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi tinjau distribusi sembako di Johar Baru Jakarta

Ini merupakan inspeksi kedua yang dilakukan Presiden.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Senin, 18 Mei 2020 10:11 WIB
Jokowi tinjau distribusi sembako di Johar Baru Jakarta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 28818
Dirawat 18205
Meninggal 1721
Sembuh 8892

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap ketiga kepada masyarakat penerima manfaat di Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Senin (18/5). Dalihnya memastikan distribusi tepat sasaran.

"Saya ingin memastikan penyaluran sembako ke masyarakat, khususnya di Jabodetabek dan tadi, saya melihat masyarakat sudah menerima bantuan," ucapnya di sela kunjungan di Sekretariat RW 07 Kelurahan/Kecamatan Johar Baru, beberapa saat lalu.

"Bantuan yang kedua sudah diterima dan kemarin serta hari ini, sudah diterima bantuan yang ketiga. Sudah yang ketiga," sambung politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dirinya didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy dan Menteri Sosial, Juliari Batubara.

Jokowi berharap, penyaluran bantuan selanjutnya lebih cepat. "Dan lebih lancar lagi."

Sponsored

Peninjauan distribusi bansos berupa sembako, menyasar masyarakat terdampak pandemi coronavirus anyar (Covid-19), ini kali dilakukannya. Sebelumnya di Kantor Pos Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), pada 13 Mei 2020. 

Pemerintah mengalokasikan Rp110 triliun untuk jaring pengaman sosial (social safety net) imbas pandemi. Dana dikucurkan melalui berbagai kegiatan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) menyasar 10 juta kepala keluarga (KK), sembako reguler senilai Rp200 ribu bagi 20 juta KK, sembako nonreguler Rp600 ribu untuk 1,9 juta KK di Jabodetabek selama tiga bulan, serta bantuan langsung tunai (BLT) bagi 9 juta KK di Jabodetabek.

Kemudian, Rp20 triliun via Program Kartu Prakerja untuk 5,6 juta penerima (April-Desember 2020), penggratisan iuran listrik 450 voltampere (VA) dan diskon 50% untuk 900 VA (April-Juni 2020), serta BLT melalui dana desa sebesar Rp600 ribu per bulan bagi 12,3 juta KK (April-Juni 2020). (Ant)

Berita Lainnya