logo alinea.id logo alinea.id

Jumlah pencari suaka di Kalideres terus bertambah

Berdasarkan data terakhir, sudah ada 1.100 orang pencari suaka di Kalideres.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Jumat, 12 Jul 2019 14:51 WIB
Jumlah pencari suaka di Kalideres terus bertambah

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Irmansyah menyatakan jumlah pencari suaka yang telah direlokasi ke lapangan bekas Kodim di Kalideres, Jakarta Barat, terus bertambah. Berdasarkan data pada Kamis (11/7) malam, jumlah pencari suaka asal Afghanistan, Sudan, dan Somalia, mencapai 1.100 orang.

"Semalam sampai saat saya pulang sudah di-crosscheck sama Komisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) ada 998 orang. Tapi, kemudian bertambah terus hingga 1.100an orang," kata Irmansyah saat dihubungi, Jumat (12/7).

Menurutnya, mereka berdatangan ke tenda pengungsian yang berada di kawasan Kalideres tanpa koordinasi dengan pemerintah atau UNHCR. Irmansyah mengaku belum mengetahui dari mana mereka berdatangan.

"Mereka datang pakai kendaraan sendiri jam 10-11 malam. Kemungkinan mereka bukan dari kebon sirih," ujar Irmansyah.

Para pencari suaka ini memang sempat menempati trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Tercatat sekitar 250-300 orang pencari suaka yang dipindahkan ke Kalideres dari lokasi tersebut.

Para pencari suaka lainnya diperkirakan masih akan terus berdatangan ke tenda pengungsian di kawasan Kalideres. Meski cukup kewalahan dengan jumlah pengungsi yang berdatangan, Irmansyah mengatakan Pemprov DKI tetap akan menerima mereka.

"Kita enggak bisa antisipasi pencari suaka yang terus berdatangan. Masa orang datang kita tolak. Ya seharusnya UNHCR yang aktif buat (kebijakan) itu, karena dia yang tahu pengungsi itu," ucapnya.

Meski demikian, bantuan yang diberikan Pemprov DKI tak akan diberikan seterusnya. Pemprov DKI telah telah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan UNHCR, untuk menangani pencari suaka lebih lanjut.

Sponsored