sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kapolres Kediri dicopot karena terbukti lakukan pungli

Berdasarkan Surat Telegram (ST) yang dikeluarkan Kapolri, Erick dipindahjabatkan menjadi petugas bagian Pelayanan Masyarakat (Yanma) Polri.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Kamis, 13 Sep 2018 13:49 WIB
Kapolres Kediri dicopot karena terbukti lakukan pungli
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Mabes Porli memutasi Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan dari jabatannya setelah terbukti melakukan pungutan liar terhadap masyarakat yang akan membuat SIM di Polres Kediri. Berdasarkan Surat Telegram (ST) yang dikeluarkan Kapolri, Erick dipindahjabatkan menjadi petugas bagian Pelayanan Masyarakat (Yanma) Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan mutasi Erick yang tertera pada ST bernomor ST/2282/IX/Kep/2018. Erick pun diperintahkan untuk melaksanakan tugas barunya paling lama 14 hari setelah ST tersebut dikeluarkan.

"Mutasi yang bersifat demosi seperti halnya Kapolres Kediri ini, sudah dilakukan melalui mekanisme dari Wanjak," tuturnya di PTIK, Kamis (13/9).

Perkara pungli yang melibatkan AKBP Erick Hermawan dipastikan tetap berlanjut. Perkara pungli tersebut masih ditangani Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. "Masih diproses atas praduga tak bersalah," katanya.

Sponsored

Sementara itu Jabatan Kapolres Kediri digantikan AKBP Roni Faisal Saiful Faton yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba di Polrestabes Surabaya. Roni diketahui menyelamatkan anak pelaku ledakan bom di Polrestabes Surabaya.

Seperti diketahui Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan dan Kasat Lantas Polres Kediri AKP Fatikh Dedy Setyawan telah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Saber Pungli Mabes Polri karena diduga kuat telah melakukan pungutan liat terhadap Pemohon SIM di Polres Kediri.

Setiap pemohon SIM itu dikenakan biaya di luar dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang cukup variatif mulai dari Rp500.000-Rp650.000 per orang tanpa mengikuti proses tes pembuatan SIM, tetapi SIM bisa langsung jadi hanya dalam hitungan jam

Berita Lainnya