logo alinea.id logo alinea.id

Tito Karnavian minta tunjangan Polri-TNI naik 100%

Selama enam tahun berturut-turut Polri diganjar predikat wajar tanpa pengecualian oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Rabu, 10 Jul 2019 11:37 WIB
Tito Karnavian minta tunjangan Polri-TNI naik 100%

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta kenaikan tunjangan bagi institusinya sebesar 100% dalam lima tahun ke depan. Dengan adanya kenaikan tersebut, ia menjanjikan kinerja Polri akan terus ditingkatkan.

Tito menjelaskan alasan usulan itu. Selama enam tahun berturut-turut, jelas Tito, Polri diganjar predikat wajar tanpa pengecualian oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Predikat baik dari BPK itu hasil kerja keras dan bimbingan sejumlah pihak.

“Tersimpan harapan kepada Bapak Presiden, kiranya tunjangan kinerja anggota TNI dan Polri di masa kepemimpinan lima tahun ke depan dapat meningkat menjadi 100%,” pinta Tito saat berpidato di perayaan HUT ke-73 Bhayangkara di lapangan silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (10/7).

Upacara ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri Kabinet Kerja. Hadir pula sejumlah petinggi negara, seperti Panglima TNI Marsekal TN Hadi Tjahjanto, anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, duta besar dari sejumlah negara dan tokoh nasional lainnya 

Tito mengatakan, TNI dan Polri mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas kenaikan tunjangan hingga 70% pada 2018. Menurut Tito, kenaikan tersebut sangat berarti bagi peningkatan kesejahteraan anggota TNI dan Polri.

Selain menyampaikan harapan mengenai kenaikan tunjangan, Kapolri juga menegaskan bahwa pihaknya akan melaksanakan instruksi Presiden Jokowi. Salah satunya tetap menjaga stabilitas keamanan dalam negeri, khususnya saat pelantikan presiden pada Oktober mendatang.

“Kami selaku Kapolri dan tentunya Bapak Panglima TNI, memiliki visi yang sama untuk terus menjaga stabilitas kamtibmas, menuntaskan tahapan Pemilu 2019 hingga momentum pelantikan pada Oktober 2019 mendatang,” ujar Tito.

Menurut Tito, di umur ke-73 ini Polri akan meningkatkan profesionalitas, pelayanan yang modern dan terpercaya dalam menjaga keamanan dan kestabilan di masyarakat.

Sponsored

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan lima instruksi kepada Polri saat memimpin upacara perayaan puncak HUT ke-73 Bhayangkara yang diselenggarakan di lapangan silang Monas, Jakarta.

Kelima instruksi itu, pertama, Polri diminta menjaga sumber daya manusia untuk menjalankan tugas yang semakin hari semakin kompleks. Menurut Jokowi, ini perlu menjadi perhatian demi mewujudkan Indonesia Emas pada 2045.

Kedua, kata Jokowi, Polri harus memiliki strategi proaktif dan humanis dalam mencegah sekaligus menangani permasalahan di masyarakat. 

Ketiga, Polri diminta terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara modern, mudah, murah, cepat, konsisten dan berkelanjutan. Keempat, Polri diminta meningkatkan profesionalisme khususnya dalam mewujudkan penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan.
 
“Terakhir, Polri harus semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan sejumlah lembaga, seperti TNI, kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memelihara keamanan dalam negeri,” kata Jokowi.