sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kapolri: Penyerang Serda Rikson di Deiyai KKSB kelompok Paniai

Mereka bersembunyi di balik massa dan kemudian melakukan penyerangan terhadap petugas."

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Kamis, 29 Agst 2019 12:18 WIB
Kapolri: Penyerang Serda Rikson di Deiyai KKSB kelompok Paniai

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pelaku penyerangan terhadap Serda Rikson, anggota TNI AD yang gugur dalam bentrok di Deiyai, Papua, merupakan kelompol kriminal sipil bersenjata (KKSB) dari kelompok Paniai. Mereka menyusup dalam kerumunan massa yang melakukan unjuk rasa.

“Ini kelompok yang berasal dari Paniai. Mereka bersembunyi di balik massa dan kemudian melakukan penyerangan terhadap petugas,”  kata Tito di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (29/8).

Akibat serangan yang dilakukan KKSB, Serda Rikson gugur terkena senjata tajam pelaku. TNI juga kecolongan senjata di dalam mobil yang dijaga.

"Satu anggota TNI gugur saat menjaga senjata di dalam mobil. Saat berjaga dibacok dan kena panah, gugur,” kata Tito.

Dia pun membenarkan terjadinya perampasan senjata dalam peristiwa itu. Sejumlah orang yang berada dalam kerumunan massa, bergerak menuju mobil pengangkut senjata dan menggondol isinya. 

"Senjata dirampas," kata Tito tanpa merinci jumlah senjata yang dicuri.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ada 10 senjata dari mobil yang dirampas kelompok diduga KKSB. Kelompok tersebut merampas senjata SS1 milik TNI

Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja mengatakan, ada tiga orang meninggal dalam peristiwa itu, tediri dari dua orang warga sipil dan seorang angggota TNI AD.

Sponsored

Dia menjelaskan, insiden itu berawal dari aksi unjuk rasa yang dilakukan sekitar 100 orang di halaman kantor Bupati Deiyai. Unjuk rasa dilakukan untuk merespons aksi rasial terhadap mahasiswa Papua di Surabaya.

Di tengah unjuk rasa, tiba-tiba datang sekitar 1.000-an orang yang berlari-lari kecil dan sebagian di antaranya menyerang aparat keamanan.

Massa menyerang mobil yang sebelumnya ditumpangi anggota TNI dan merampas senjata api yang berada didalam mobil tersebut.