sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kartu Prakerja dianggap terobosan ekosistem digital

Program Kartu Prakerja dinilai berbeda dengan bantuan sosial.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Sabtu, 11 Jul 2020 22:00 WIB
Kartu Prakerja dianggap terobosan ekosistem digital
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Program Kartu Prakerja dianggap terobosan ekosistem digital di dalam kebijakan pemerintah, dan dinilai bisa meminimalisir korupsi.

"Ini sebuah gerakan yang justru meminimalkan korupsi karena tidak ada aliran uang yang keluar, tidak ada cash yang keluar," ucap Co Founder Katadata Insight Center, Metta Dharmasaputra, dalam diskusi "Kupas Tuntas Kartu Prakerja" secara daring, Sabtu (11/7).

Kartu Prakerja, jelas dia, berbeda dengan bantuan sosial (bansos) lantaran sejak awal didesain untuk memberi pelatihan guna meningkatkan keterampilan sumber daya manusia (SDM).

"Kenapa tidak cash? Kartu Prakerja memang didesain bukan untuk bansos, tapi untuk pelatihan. Kita harus ada satu pemahaman, bahwa ini disusun tidak dalam kondisi normal (pandemi Covid-19)," jelasnya.

Karenanya, Metta mendorong terobosan serupa terus dilakukan. "Jangan sampai dia layu sebelum berkembang," bebernya.

Mendukung evaluasi program Kartu Prakerja, Sekretaris Jenderal PP Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama), AAGN Ari Dwipayana, menyatakan Kartu Prakerja harus dilihat sebagai pembaruan kebijakan (policy reform). 

Pangkalnya, Indonesia selama ini menghadapi problem struktural, ada gap antara yang dibutuhkan dunia kerja dengan keterampilan SDM yang tersedia. 

"Sehingga perlu ada jembatan yang bisa menyambung antara apa yang menjadi tingkat kompetensi dari pencari kerja dengan dunia kerja. Ini problem stuktural yang puluhan tahun kita hadapi dan terobosan reform yang dilakukan, adalah Kartu Prakerja," paparnya. 

Sponsored

Sebagai kebijakan terobosan, sambung Ari, Kartu Prakerja tak lepas dari kritik karena kekurangan dan harus disempurnakan.

"Kritik itu adalah bagian dari upaya untuk membuat policy reform itu semakin baik," ujarnya.

Berita Lainnya
×
img