sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kasus Covid-19 menurun, Menkes minta masyarakat tetap waspada

Jumlah tes harian Covid-19 nasional saat ini sudah mencapai 200.000-300.000 per hari.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Senin, 02 Agst 2021 13:58 WIB
Kasus Covid-19 menurun, Menkes minta masyarakat tetap waspada

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengklaim, skenario terburuk lonjakan kasus Covid-19 tidak terjadi di Indonesia. Meskipun, pemerintah memprediksi terjadi peningkatan kasus coronavirus menyentuh angka 70.000 per hari.

"Alhamdulillah yang kami lihat sekarang, puncaknya itu kita kena 57.000 dan kita mulai melihat penurunan. Jadi, sekali lagi, bapak-ibu, skenario sebelumnya terburuk diperkirakan 70.000 penambahan kasus per hari," ucapnya konferensi pers virtual, Senin (2/8).

Penurunan lonjakan kasus Covid-19 disebabkan kenaikan jumlah testing (pemeriksaan) harian. Jumlah tes harian Covid-19 nasional saat ini sudah mencapai 200.000-300.000 per hari. 

Targetnya, testing dapat ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 400.000 per hari. "Yang penting supaya kita benar-benar tahu kondisinya seperti apa," tutur Budi.

Imbasnya, beban rumah sakit dapat berkurang. Ketika tidak ada penumpukan di rumah sakit, kata dia, penanganan pasien Covid-19 bergejala berat tidak akan terlambat. "Kalau bisa dirawat dengan cepat dan tepat, harusnya bisa tertangani," ujar Budi.

Ia pun menyebut, penurunan kasus Covid-19 secara signifikan yang diiringi dengan berkurangnya beban rumah sakit terjadi di DKI Jakarta dan Jawa Barat. Tingkat keterisian tempat tidur RS (bed occupancy rate/BOR) di DKI Jakarta turun hingga 60%. Sedangkan Bandung, Jawa Barat turun 40% dan Jawa Timur 82%.

Namun, kata dia, kini beberapa daerah di luar Jawa-Bali mengalami kenaikan kasus Covid-19. Pengalaman penanganan Covid-19 dengan peningkatan testing bisa direplikasikan ke luar Jawa-Bali. 

Di sisi lain, upaya tracing (pelacakan) dan treatment (pengobatan) perlu ditingkatkan pula. "Bapak Presiden Jokowi menekankan, selain bersyukur, kita tetap waspada, karena virus ini sulit diduga dan penyebarannya terjadi di mana-mana seluruh dunia," ucapnya.

Sponsored

Sebelumnnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan, skenario terburuk 40.000 kasus per hari sudah disusun antisipasinya.

Dari upaya menyuplai oksigen, obat, hingga kebutuhan rumah sakit. Asrama Haji Pondok Gede dengan 900 tempat isolasi mandiri dan 50 ICU direncanakan mulai beroperasi pada Kamis (8/7). 

Selain itu, Rumah Sakit Darurat TNI-Polri sudah digelar di DKI Jakarta dan Surabaya. "Kalau lebih dari 40.000 kasus per hari, kami akan membuat skenario siapa yang nanti akan kita minta tolong. Oksigen sudah dibuat skenario oleh tim itu bisa sampai 50.000 kasus per hari. Mungkin (skenario) paling buruk bisa sampai 60.000-70.0000 kasus per hari. Tetapi kita berharap ini tidak terjadi," tutur Luhut dalam keterangan virtual, Selasa (6/7).

Berita Lainnya