sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kasus korupsi tanah Labuan Bajo, Kejati NTT tunggu surat Kemendagri tahan bupati ini

Kejati NTT sebut berkas Bupati Manggarai Barat belum dilimpahkan.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 15 Feb 2021 09:38 WIB
Kasus korupsi tanah Labuan Bajo, Kejati NTT tunggu surat Kemendagri tahan bupati ini
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) melimpahkan satu lagi tersangka sengketa tanah Labuan Bajo berinisial VS kepada jaksa penuntut umum (JPU).

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati NTT Abdul Hakim menyatakan, berkas perkara VS sudah dinyatakan lengkap oleh JPU. Dengan demikian, sudah 16 tersangka dilimpahkan berkas perkaranya.

"Rencana hari ini VS tahap dua karena sudah dinyatakan lengkap, berarti sudah 16 berkas tersangka yang sudah tahap penuntutan," tuturnya saat dikonfirmasi dari Jakarta, Senin (15/2).

Menurut Hakim, hanya tinggal tersangka Agustinus CH Dulla yang belum dilimpahkan. Pasalnya, Kejati NTT hingga saat ini masih menunggu surat keputusan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengizinkan penahanan Bupati Manggarai Barat itu.

Sponsored

"Iya masih nunggu surat dari Kemendagri," ujarnya

Untuk diketahui, dalam perkara tersebut penyidik menemukan dugaan korupsi senilai Rp3 triliun atas penjualan tanah milik pemerintah di Labuan Bajo seluas 30 hektare. Dari kasus tersebut penyidik telah menyita sejumlah dokumen dan memeriksa sejumlah saksi.

Penyidik kemudian menetapkan 17 tersangka berinisial ACD, AN, AS, AR, EP, HS, MN, MDR, A alias Unyil, VS, TDKD, DK, ST, MA, CS, NF, dan MN. Satu tersangka berinisial ST ditetapkan tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejagung dan dibawa ke Kupang untuk dilakukan penahanan.

Berita Lainnya