sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kejagung sinyalir terjadi suap di Pelindo II

"Korps Adhyaksa" hingga kini terus berkoordinasi dengan BPK untuk mengetahui ada atau tidaknya kerugian negara.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Selasa, 01 Des 2020 07:50 WIB
Kejagung sinyalir terjadi suap di Pelindo II
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.024.298
Dirawat 149.388
Meninggal 28.855
Sembuh 831.330

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku masih melakukan pendalaman atas dugaan tindak pidana korupsi di PT Pelindo II. 

Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri bukti elektronik mengenai keuangan PT Pelindo II (Persero) hingga kini. Berdasarkan proses pendalaman yang dilakukan, dipastikan unsur pidananya bukan berupa penggelembungan (mark up).

"Enggak (mark up), itu yang jelas dilihat apakah kepentingan itu semua masuk ke Pelindo, kesimpangan untuk kepentingan oknum pejabat di sana. Penyimpangan dalam hal keuangan atau suap," ujar Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah, di kantornya, Jakarta, Senin (30/11) malam.

Penyidik juga tengah berkoordinasi secara intens dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan penghitungan indikasi kerugian negara. Menurutnya, memerlukan waktu lama dalam perkara tersebut.

Sponsored

"Ini terus ke BPK karena diminta mengkontruksikan apa bentuk kerja sama itu memang ada kerugian bagi Pelindo. Jadi, pembuktiannya memang terkait alat bukti keuangan," tutur Febrie.

Penyidikan kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II dilakukan usai Kejagung menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor: Print-54/F.2/Fd.1 /09/2020. Penyidik pun telah melakukan menggeledah kantor petinggi Jakarta International Container Terminal (JICT) dan menyita sejumlah dokumen sebagai barang bukti.

Tindak pidana korupsi pada kasus tersebut diduga terjadi saat perpanjangan pengelolaan pelabuhan yang dilakukan JICT dengan PT Pelindo II. Dalam perpanjangan itu, diduga ada perbuatan melawan hukum.

Berita Lainnya