sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Keluarga almarhum Hendri Alfred lapor Propam Polri

Propam didesak segera memproses tujuh penyidik yang diduga melakukan penganiayaan.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Sabtu, 05 Sep 2020 17:20 WIB
 Keluarga almarhum Hendri Alfred lapor Propam Polri

Tim advokasi keluarga korban tersangka tindak pidana narkoba Hendri Alfred Bakary mengajukan laporan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri pada Jumat, 4 September 2020.

Kuasa hukum Henry, Andi Muhammad Rezaldy mengatakan, pelaporan itu dilakukan guna menindaklanjuti meninggalnya Hendri pada pemeriksaan di Polres Barelang, Kepulauan Riau.

Dari pelaporan itu, pihaknya berharap Propam agar profesional mengungkap dugaan penganiayaan pada Hendri hingga meninggal.

"Kami berharap Kadiv Propam Mabes Polri memberikan perintah terhadap bawahannya untuk dapat menindaklanjuti secara segera pengaduan/laporan yang diajukan," kata Andi dalam rilis resminya, Sabtu (5/9).

Pihaknya juga mendesak Propam segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh kepada tujuh anggota Polres Barelang, dari kesatuan narkotika yang diduga melakukan penganiayaan. Ketujuhnya diharap dapat segera disanksi pelanggaran etik.

Di hari yang sama, jelas Andi, pihaknya juga melaporkan peristiwa itu ke Komnas HAM untuk menjalankan fungsi pemantauan dengan meninjau tempat kejadian, melakukan penyelidikan, dan pemeriksaan terhadap tujuh anggota penyidik satuan narkoba.

"Diharapkan Ketua Komnas HAM memerintahkan divisi pemantauan melakukan pendalaman konstruksi peristiwa dengan meninjau langsung tempat kejadian dan memeriksa anggota polres," ucapnya.

Sebelumnya, pada Agustus lalu, Akun Twitter @apasihkopat mengunggah pengakuan keluarga tahanan Polres Barelang, Kepulauan Riau, bernama Hendri Alfred Bakari yang diduga tewas dianiaya aparat. Postingan turut mencantumkan foto jenazah dengan kepala terbungkus plastik dan lakban.

Sponsored

Merespons kasus tersebut, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menerima informasi terkait penangkapan dan kematian Hendri Alfred Bakari. Komnas HAM juga melakukan pemantauan awal dan berkomunikasi secara langsung dengan pihak korban.

Berita Lainnya