sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenag bahas teknis umrah dengan Arab Saudi

Penerbangan langsung dari RI ke Arab Saudi sudah diizinkan per 1 Desember nanti. Namun, masyarakat belum bisa melaksanakan umrah.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Minggu, 28 Nov 2021 11:27 WIB
Kemenag bahas teknis umrah dengan Arab Saudi

Pemerintah Arab Saudi telah mencabut penangguhan (suspend) penerbangan dari Indonesia. Terhitung mulai 1 Desember 2021, warga di Tanah Air bisa langsung terbang ke Arab Saudi tanpa harus transit ke negara ketiga.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (PHU Kemenag), Hilman Latief, memastikan edaran yang diterbitkan otoritas penerbangan Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation/GACA) tertanggal 25 November itu juga berlaku untuk penerbangan jemaah umrah.

Ini bukan berarti keberangkatan jemaah umrah bisa langsung dilakukan pada 1 Desember sebab masih ada proses persiapan yang harus dilakukan. Terkait pendataan jemaah, paket layanan, dan pengurusan visa, misalnya.

"Kementerian Agama RI dan Kementerian Haji Saudi akan membahas teknis penyelenggaraan umrah," ujarnya, disitat dari laman Kemenag, Minggu (28/11). Hilman masih berada di Arab Saudi hingga kini.

"Saya dan tim Konsul Haji KJRI Jeddah dijadwalkan hari ini membahas dan mendiskusikan skenario penyelenggaraan umrah bersama Kementerian Haji dan Umrah Saudi," lanjutnya.

Hilman menjelaskan, dalam pertemuan itu akan memaparkan kesiapan Indonesia dan skenario pemberangkatan jemaah umrah di masa pandemi. Skenario tersebut antara lain berkenaan dengan kebijakan satu pintu (one gate policy), skema karantina, validasi sertifikat vaksin dan hasil PCR, manasik umrah di masa pandemi, serta lainnya. 

"Kita juga akan bahas skema dan durasi waktu karantina di Saudi, proses pengurusan visa, paket layanan, termasuk jadwal pergerakan dan masa tinggal jemaah selama di Tanah Suci," jelasnya.

Hilman berharap, skenario bersama ini bisa segera disepakati sehingga dapat menjadi panduan bagi pemerintah, penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), dan jemaah umrah.

Sponsored

"Semoga jemaah umrah Indonesia bisa segera mengobati kerinduannya untuk ziarah ke Tanah Suci," harapnya.

Berita Lainnya