sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenag diminta serius terapkan prokes di pondok pesantren

FSGI mendorong demikian lantaran penularan terus terjadi di pondok pesantren (ponpes) dan memunculkan klaster baru.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Selasa, 23 Feb 2021 14:14 WIB
Kemenag diminta serius terapkan prokes di pondok pesantren
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta Kementerian Agama (Kemenag) bersungguh-sungguh menerapkan protokol kesehatan (prokes) di pondok pesantren (ponpes). Pangkalnya, merebak kasus Covid-19 di lingkungan fasilitas pendidikan tersebut usai liburan semester ganjil 2020/2021.

Berdasarkan catatan FSGI, sebanyak 632 santri dari enam ponpes terkonfirmasi Covid-19 selama Januari-medio Februari 2021. Kasus terbanyak terdeteksi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), dengan 375 orang.

"Saking banyaknya santri yang terkonfirmasi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya sampai menyediakan beberapa bangunan darurat isolasi di wilayahnya untuk menampung sebanyak 375 santri tersebut karena ruang isolasi di pesantren tak mencukupi," ujar Sekretaris Jenderal FSGI, Heru Purnomo, dalam keterangan tertulis, Selasa (23/2).

"Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya terpaksa memilah sesuai kondisi santri positif corona yang dirawat di ruang isolasi darurat dan isolasi mandiri terpusat di lingkungan pesantrennya," sambungnya.

Kasus terbanyak kedua ditemukan di Bangka Belitung dengan 125 santri, disusul 88 santri di Boyolali, Jawa Tengah (Jateng); dan 44 santri di Ponpes Dar El Hikmah Pekanbaru, Riau. Mereka terpapar setelah kembali ke pondok untuk belajar secara tatap muka.

FSGI mendorong demikian lantaran kasus tersebut bukan yang pertama. Berdasarkan catatannya pada 2020, sebanyak 1.449 santri sempat terpapar Covid-19 pada September, 700 santri pada Oktober, dan 840 santri pada November.

"Ada ponpes di Kabupaten Banyumas (dengan) angka kasus santri positif mencapai 328 orang bahkan ponpes di Kabupaten Banyuwangi kasus santri positif Covid-19 paling banyak, yaitu mencapai 622 santri," tutur Heru. 

Dirinya menerangkan, 99% penderita positif di lingkungan ponpes merupakan santri sekalipun ada pengelola, pegawai, dan pimpinan. Data ini berasal dari pemantauan FSGI terhadap ponpes di enam provinsi dan 18 kabupaten/kota sepanjang September-November 2020.

Sponsored

Adapun upaya yang mesti dilakukan Kemenag, menurut Heru, memastikan ponpes menyediakan infrastruktur fisik penunjang prokes hingga kewajiban tes antigen.

Berita Lainnya