sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenkes kembali kejar target 2 juta vaksin per hari

Pemerintah telah menemukan solusi dalam mendistribusikan vaksin ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Jumat, 03 Sep 2021 08:25 WIB
Kemenkes kembali kejar target 2 juta vaksin per hari

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali mengejar target 2 juta dosis vaksin Covid-19 per hari pada September 2021. Berbagai instansi dilibatkan guna merealisasikannya.

"Kita mengupayakan target 2 juta per hari bisa tercapai," kata Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, kepada wartawan, Kamis (2/9).

Dia menerangkan, Kemenkes melakukan perluasan cakupan vaksinasi untuk mencapai target itu. "Tetap melibatkan TNI, Polri, swasta, ormas, dan organisasi keagamaan."

Siti Nadia melanjutkan, vaksin Covid-19 tersebut akan didistribusikan ke seluruh provinsi. "Daerah bisa menentukan prioritas sasaran," ucapnya.

Di sisi lain, pemerintah disebut telah menemukan solusi dalam mendistribusikan vaksin ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau. "Ini sudah mulai melibatkan TNI dan Polri," jelasnya.

Dirinya memastikan, stok vaksin masih aman. Pangkalnya, masih tersedia 17 juat dosis yang beredar di daerah. "Dan minggu ini ada 4 juta vaksin Sinovac yang akan didistribusikan," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan sekaligus Juru bicara PT Bio Farma (Persero), Bambang Heriyanto, menyampaikan, distribusi vaksin Covid-19 berdasarkan alokasi dan permintaan dari Kemenkes. Pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam mendistribusikan sesuai prioritas dan sasaran yang ditetapkan.

Pendistribusian vaksin tetap memperhatikan stok yang siap didistribusikan atau sudah mendapatkan lot rilis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sejak Januari-akhir Agustus 2021, Bio Farma sudah mendistribusikan 129.891,072 dosis ke seluruh provinsi. 

Sponsored

"Selama Agustus, Bio Farma sudah mendistribusikan kurang lebih 42.860.100 dosis vaksin Covid-19. (Pada) 1 September, Bio Farma mendistribusikan sebanyak 3.064.640 dosis ke 32 provinsi,” paparnya.

Pada September, Bio Farma siap mengirim 18 juta dosis vaksin. Pun akan ada tambahan pasokan vaksin dari yang diproduksi sebanyak 23.280.000 juta dosis dan tambahan produk jadi CoronoVac sebanyak 25 juta dosis pada bulan ini. 

Itu, ungkap Bambang, belum termasuk tambahan vaksin dari skema multilateral Covax/Gavi, bilateral, dan donasi bilateral lainnya yang juga akan datang pada September. Dengan demikian, diperkirakan total ketersediaan stok vaksin di Indonesia mencapai lebih dari 70 juta dosis.

Kedatangan vaksin pada September diawali dengan masuknya produk AstraZeneca skema bilateral sebanyak 583.400 dosis pada tanggal 1 kemarin.

Total vaksin Covid-19 yang sudah Indonesia amankan sebanyak 217,936,360 dosis sampai akhir Agustus. Perinciannya, dalam bentuk bahan baku (bulk) 153,900,280 dosis dan produk jadi 64,036,080 dosis.

Berita Lainnya