sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kemenkes akan mengarantinakan WNI yang dievakuasi dari China

Waktu yang ideal untuk mengarantinakan WNI yang dievakuasi dari China selama dua minggu.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Jumat, 31 Jan 2020 17:29 WIB
Kemenkes akan mengarantinakan WNI yang dievakuasi dari China
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Kepala Subdirektorat Penyakit Infeksi Emerging Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Endang Budi Hastuti memastikan, Kemenkes akan mengarantinakan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berhasil di evakuasi dari China. Tindakan itu perlu dilakukan agar meminimalisir terjadinya penyebaran infeksi coronavirus.

"Intinya, menurut aturan dan yang seharusnya dilakukan, memang kalau masuk ke Indonesia mereka (WNI dari China) harus diobervasi dulu untuk dipastikan supaya kembali ke daerahnya sehat," kata Endang, saat ditemui di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Jumat (31/1).

Namun dia enggan menyebut lokasi yang dijadikan tempat karantina WNI yang dievakuasi dari China itu. Sebab, masih membahas tempat rujukan lokasi tersebut.

"Saya enggak bisa jawab yah. Ini masih dibicarakan. Tetapi, memang kalau sudah kembali di sini mereka akan diobservasi dulu untuk pastikan kalau mereka itu sehat," tutur Endang.

Waktu yang ideal untuk mengarantinakan WNI yang dievakuasi dari China selama dua minggu. Namun, dia mengaku tidak mengetahui teknis pelaksanaan karantina tersebut.

"Idealnya, 14 hari selama masa inkubasi. Saya enggak tahu seperti apa detailnya. Tetapi tentunya akan diobservasi secara ketat oleh petugas kesehatan selama di tempat observasi tersebut," ucap dia.

Kemenkes juga telah memberi instruksi pada sejumlah rumah sakit yang pernah menjadi tempat rujukan bagi pasien flu burung, agar dapat menyiapkan kembali ruangan khusus. Hal ini, untuk mengantisipasi warga yang diduga terinfeksi coronavirus.

"Sudah ada surat edaran dari Dirjen Yankes (pelayanan dan kesehatan) Kemenkes ke rumah sakit yang waktu itu disiapkan rujukan flu burung untuk menyiapkan lagi ruang isolasinya. Suratnya, (sudah) awal Januari," tandas Endang.

Sponsored

Setidaknya, terdapat 243 WNI yang berada di China. 100 orang di antaranya berada di Wuhan, kota yang menjadi pusat penyebaran coronavirus. Kemlu telah memastikan akan memulangkan mereka dalam waktu dekat.

 

Berita Lainnya