sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenkes: Pasca divaksin sangat mungkin terpapar Covid-19

Suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama untuk memicu respon kekebalan awal. Sementara itu, yang kedua menguatkan sistem imun.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Senin, 22 Feb 2021 17:23 WIB
Kemenkes: Pasca divaksin sangat mungkin terpapar Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Program vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan (nakes) berusia 60 ke atas (lansia) sudah berjalan. Namun, hingga saat ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum menerima laporan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). 

"Kami tidak menerima laporan KIPI signifikan," kata Juru bicara vaksin Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual, Senin (22/2).

Berdasarkan, uji klinis tim riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (FK Unpad) dan PT Bio Farma, tidak ditemukan efek samping berat. Tim riset FK Unpad-Bio Farma hanya menemukan efek samping ringan berupa nyeri di tempat suntikan, kemerahan, hingga gatal-gatal yang bisa disembuhkan dalam kurun waktu yang sangat singkat. 

Selain itu, vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China ini juga sudah dinyatakan aman dan bermutu, sehingga mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Ia pun mengingatkan, setelah divaksin masih sangat mungkin terpapar Covid-19. Maka, sebaiknya harus tetap melaksanakan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak). 

Tokoh masyarakat dan nakes yang terpapar Covid-19, kata dia, disebabkan belum menerima suntikan vaksin dosis kedua. Untuk mencapai imunitas optimal, perlu dua kali mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

"Masa inkubasi virus Covid-19 itu adalah 1-14 hari, sehingga rentang waktu yang cukup lebar dengan rata-rata 5-6 hari sebelum munculnya gejala. Itu menyebabkan keterpaparan terhadap virus Covid-19 sangat mungkin terjadi pada saat sebelum menerima vaksinasi," ucapnya.

Sebab, suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama hanya untuk memicu respon kekebalan awal. Sementara itu, suntikan dosis kedua akan menguatkan sistem imun yang sudah terbentuk, sehingga lebih efektif dalam menangkal Covid-19. 

Sponsored

Jadi, imunitas baru dalam tubuh seseorang yang telah divaksin Covid-19 baru terbentuk 28 hari setelah penyuntikan dosis kedua.

"Suntikan kedua merupakan buster untuk meningkatkan titer antibodi secara optimal. Memang membutuhkan waktu untuk tubuh kita membentuk antibodi yang optimal," tutur Nadia.

Disisi lain, vaksin dapat mengurangi risiko seseorang bergejala berat (parah dan membutuhkan perawatan rumah sakit) jika terpapar Covid-19. Vaksin Covid-19 juga diharapkan mampu membantu mencapai kebebalan kelompok (herd imunity).

Berita Lainnya