sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemensos salurkan Rp300 juta untuk korban banjir di Paniai

Berdasarkan laporan BPBD Paniai, sebanyak 71 KK terdampak banjir bandang ada 19 Januari 2021.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Minggu, 24 Jan 2021 13:21 WIB
Kemensos salurkan Rp300 juta untuk korban banjir di Paniai
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan senilai Rp300 juta rupiah kepada korban banjir bandang di Kabupaten Paniai, Papua. 

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bancana Alam Kemensos, M. Safii Nasution, mengatakan, bantuan terdiri dari makanan siap saji, tenda, paket sembako, makanan anak, matras, selimut, dan dua generator kapasitas 2.800 watt.

"Begitu mengetahui adanya banjir di Kabupaten Paniai, Mensos Risma langsung memerintahkan tim untuk mengirimkan bantuan bencana alam ke lokasi. Namun, kita mengalami kendala untuk sampai ke sana karena cuaca buruk sehingga menginap dulu di Timika," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (24/1). 

Safii menambahkan, Kemensos juga mengirimkan bantuan cadangan beras pemerintah sebesar 2,5 ton dari gudang di Nabire. "Bantuan beras ini akan sampai besok di sini dan langsung didistribusikan."

Kemensos pun menerjunkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Tim Layanan Dukungan Psikososial dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kemensos di Jayapura Papua dan SDM PKH. 

Dia mengatakan, mereka akan bekerja bersama TNI-Polri serta pemerintah daerah (pemda) untuk memberikan konseling kepada warga terdampak banjir bandang agar segera pulih kondisi sosial psikologisnya. 

Kepala Suku Paniai, Alfon Sadi, senang dengan bantuan dari pemerintah pusat. "Kami sudah empat hari di pengungsian. Bantuan ini bentuk perhatian Presiden Jokowi kepada kami," ujarnya. 

Pemerintah pusat dan pemda diharapjan juga membantu membangun kembali rumah warga yang rusak akibat banjir dan menormalisasi sungai agar bencana tidak terulang. 

Sponsored

"Kami sumbangkan sebagian tanah warga untuk normalisasi sungai, tapi mohon bantu kami bangun rumah kembali," ucapnya. 

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Paniai, Anwar H. Damanik, menjelaskan, pihaknya segera menormalisasi sungai selembar lima meter dengan panjang tiga kilometer hingga ke muara sungai di Danau Paniai. 

"Pak Bupati sedang berada di Jakarta untuk bertemu dengan Kementerian PUPR guna membantu normalisasi sungai dan membangun kembali rumah warga yang rusak," jelasnya.

Anwar mengaku, pemda juga telah menyiapkan dana stimulan pembangunan rumah layak huni bagi warga terdampak banjir. "Kita sudah siapkan juga di APBD untuk pembangunan itu."

Bencana banjir bandang yang terjadi di Kampung Uwibutu-Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Jayapura, Papua, dipicu kondisi tanah yang labil. 

BPBD Kabupaten Paniai melaporkan, 3 rumah ikut hanyut. Selain itu, delapan rumah warga dan satu fasilitas pendidikan sekolah dasar (SD) rusak berat. Kemudian, 71 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak banjir bandang.

Berita Lainnya