sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kementerian PUPR rampung perbaiki Wisma Atlet Kemayoran

Sebanyak empat dari 10 menara akan disulap menjadi RS rujukan corona, Senin (23/3).

Annisa Saumi
Annisa Saumi Minggu, 22 Mar 2020 18:25 WIB
Kementerian PUPR rampung perbaiki Wisma Atlet Kemayoran
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2956
Dirawat 2494
Meninggal 240
Sembuh 222

Pemerintah menyatakan, Wismat Atlet Kemayoran, Jakarta, telah rampung diperbaiki dan dirapikan. Fasilitas ini akan dipakai sebagai rumah sakit (RS) darurat penanganan coronavirus baru (Covid-19).

"Semua sudah siap 100%," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, melalui keterangan tertulis, Minggu (22/3).

Terdapat tiga komponen pekerjaan yang dilakukan Kementerian PUPR. Pembersihan ruangan lantaran lama tidak dipakai, penyemprotan disinfektan, serta modifikasi di lantai 1, 2, dan 3 menara 7.

Pun dilengkapi beberapa sarana-prasarana (sapras) pendukung. Seperti laboratorium, farmasi, radiologi, dan intensive care unit (ICU).

Basuki melanjutkan, pihaknya tinggal menginstal peralatan medis. Semuanya sudah berada di Wisma Atlet Kemayoran.

"Insyaallah, malam ini sudah selesai semua. Selanjutnya, kita bisa lakukan geladi resik. Untuk protokol pengaturan lalu lintas orang. Sehingga, pasien dan petugas tidak boleh berpapasan," tuturnya.

"Besok, Senin (23/3), insyaallah, kita akan mulai operasionalnya," ucap dia.

Seluruh protokol terkait pelayanan kesehatan diatur Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Operasionalnya dibantu TNI, kepolisian, dan relawan. Di bawah komando Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Sponsored

Untuk bantuan alat kesehatan (alkes), akan dikoordinasikan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sebanyak empat dari 10 menara Wisma Atlet Kemayoran, disiapkan sebagai RS darurat Covid-19. Seluruhnya berada di Blok D-10: Menara 1, 3, 6, dan 7.

Seluruh ruangan di menara 6, lantai 1-24, bakal digunakan sebagai ruang opname. Kapasitasnya 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang. Dus, satu kamar diperkirakan dapat memuat dua-tiga pasien.

Sedangkan menara 7, akan dibagi menjadi beberapa fungsi. Lantai 1 sebagai instalasi gawat darurat (IGD), lantai 2 ICU, lantai 3 ruang refreshing, lantai 4-24 ruang rawat inap. Kapasitasnya 886 unit dengan jumlah ruang rawat maksimum 2.458 pasien.

Nantinya, para dokter dan petugas medis ditempatkan di menara 1, lantai 1-24. Berkapasitas 650 unit dan dapat menampung hingga 1.750 orang.

Sementara menara 3, lantai 1-24, bakal menjadi Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Jumlah unit yang tersedia 650 unit. Daya tampung maksimum 1.750 orang.

Adapun Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, menerangkan, Wisma Atlet Kemayoran diperuntukkan pasien positif Covid-19 yang kondisinya sakit ringan. Agar RS rujukan fokus menangani pasien yang sakit berat.

RS kelak menentukan pasien mana yang berhak dirujuk di Wisma Atlet. Sehingga, mereka tak menyebabkan penularan baru. "Untuk tenaga medis, saya cek, sudah siap semua," ujarnya.

Bau busuk kejar tayang revisi KUHP

Bau busuk kejar tayang revisi KUHP

Rabu, 08 Apr 2020 17:05 WIB
Ironi kebut legislasi di tengah pandemi

Ironi kebut legislasi di tengah pandemi

Rabu, 08 Apr 2020 11:36 WIB
Berita Lainnya