sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Keputusan Saudi soal haji 2021 diharapkan akhiri polemik

Ibadah haji tahun ini tetap digelar, tetapi hanya untuk 60.000 jemaah domestik ataupun ekspatriat.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Sabtu, 12 Jun 2021 21:24 WIB
Keputusan Saudi soal haji 2021 diharapkan akhiri polemik

Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi baru-baru ini mengumumkan ibadah haji 1442 Hijriah/2021 Masehi dapat dilakukan secara terbatas. 

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan bahwa skema haji 1442 H/2021 M hanya untuk warga negara Saudi dan warga asing (ekspatriat) yang saat ini tinggal di sana. 

"Pemerintah Saudi mengumumkan haji hanya dibuka untuk domestik dan ekspatriat saja dengan menimbang keselamatan dan keamanan jemaah dari ancaman Covid-19 yang belum reda," ucap Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Sabtu (12/6).

Menurutnya, keputusan tersebut berdasarkan pertimbangan sama dengan Indonesia. Meski demikian, jumlah jemaah yang diperkenankan, sebanyak 60.000 orang, mengalami peningkatan. "Ini jauh lebih banyak dibanding tahun lalu."

Yaqut pun merespons positif keputusan Saudi tersebut. Pangkalnya, menjadi pedoman yang jelas bagi umat muslim dunia, termasuk Indonesia.

"Keputusan ini menunjukkan Saudi menomorsatukan aspek keselamatan dan kesehatan jiwa jemaah," jelasnya. "Dengan pembatasan ini, maka protokol kesehatan akan tetap bisa berjalan dengan baik sekaligus mengantisipasi potensi penularan wabah dengan jumlah yang masif." 

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap, keputusan tersebut mengakhiri polemik ataupun hoaks selepas pengumuman pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia. 

"Keputusan Saudi senapas dengan semangat Indonesia yang ingin menjaga keselamatan jemaah. Diharapkan masyarakat untuk patuh menjaga protokol kesehatan agar Covid segera tertangani sehingga jika tahun depan haji bisa dilaksanakan lagi, kita sudah siap," tuturnya.

Sponsored

Yaqut lantas mengajak semua pihak mengambil hikmah dari peristiwa tersebut. Calon jemaah haji juga diharapkan tetap bersabar dan tawakal.

"Mari sama-sama berdoa semoga pandemi segera berlalu. Ibadah haji tahun depan bisa berjalan dengan normal dan tenang kembali. Innallaha ma’ana," paparnya, melansir situs web Kemenag.

Di sisi lain, dia menerangkan, pemerintah kini bakal fokus mempersiapkan penyelenggaraan haji tahun depan. "Indonesia akan secara aktif dan lebih dini melakukan komunikasi dengan Pemerintah Saudi untuk mempersiapkan pelaksanaan haji," tutupnya.

Berita Lainnya