sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kerja sama dengan Unicef, pemerintah yakin harga vaksin lebih terjangkau

Indonesia telah ditetapkan sebagai salah satu negara yang memenuhi syarat kategori advanced market commitment (AMC)

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 16 Sep 2020 11:43 WIB
Kerja sama dengan Unicef, pemerintah yakin harga vaksin lebih terjangkau
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 252923
Dirawat 58788
Meninggal 9837
Sembuh 184298

Kementerian Kesehatan menandatangani perjanjian kerja sama dengan Unicef, sekaligus memperbarui kerja sama sebelumnya yang ditandatangani pada 2004. MoU ini mengatur proses pengadaan barang dan jasa melalui Unicef, sehingga diharapkan dapat memperlancar pemberian produk kesehatan esensial untuk masyarakat Indonesia.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, kerja sama ini merupakan infrastruktur yang dibangun untuk persiapan pengadaan dan mekanisme pengriman vaksin Covid-19 yang dilakukan menggunakan mekanisme multilateral.

"Dengan MoU ini, kita harapkan pada saat vaksin melalui mekanisme multilateral sudah ada, maka semua infrastruktur yang diperlukan sudah siap. Sehingga tidak terjadi penundaan dalam pengirimannya," ujarnya dalam video conference, Rabu (16/9).

Retno menuturkan Indonesia telah ditetapkan sebagai salah satu negara yang memenuhi syarat kategori advanced market commitment (AMC) dalam kerangka Gavi Covax Facility. Dengan demikian, lanjutnya, Indonesia akan memperoleh vaksin 20% dari jumlah penduduk. Di mana di dalamnya akan terdapat bantuan keringanan financial melalui mekanisme official development assistance (ODA).

"Perkiraan kami vaksin melalui jalur multilateral ini tersedia pada 2021. Yang pasti dengan adanya bantuan finansial ODA, harga vaksin akan lebih murah dibanding dengan mekanisme yang lain," tuturnya.   

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, pemerintah Indonesia sedang mengupayakan akses vaksin Covid-19 melalui berbagai skema. Termasuk potensi untuk memperoleh vaksin melalui Covid-19 vaccine global access facility atau COVAX, Covid-19 tools accelerator atau ACT, yang dipimpin bersama oleh Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), Gavi, dan WHO yang telah bekerja sama dengan produsen vaksin baik dari negara maju maupun berkembang.

DIa melanjutkan, Unicef dan mitranya berkomitmen ke negara yang telah bergabung ke COVAX, untuk menyediakan dan memberikan vaksin Covid-19 yang aman dan efektif secara cepat dan dalam skala besar.

"Unicef memiliki peran penting dalam COVAX karena akan memastikan setiap negara, termasuk Indonesia, memiliki akses yang cepat, aman dan merata terhadap vaksin Covid-19 apabila nanti vaksin sudah ditetapkan dan diproduksi," kata Terawan./

Sponsored
Berita Lainnya
×
img