sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ketua Gerindra Jaktim minta Anies mundur, JMN: Lebay itu

Menurut Isac, ini bisa menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap Partai Gerindra.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Senin, 25 Jan 2021 19:34 WIB
Ketua Gerindra Jaktim minta Anies mundur, JMN: Lebay itu
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Jakarta Timur (Jaktim) Ali Lubis yang meminta Gubernur DKI Anies Baswedan mundur dinilai lebay. Demikian disampaikan fungsionaris Jakarta Monitoring Network (JMN), Isac Kharist Tahtawira.

Isac menyayangkan pernyataan tersebut karena Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI. "Tidak elok lah, ini sama saja politik pecah belah antara Anies dan Ahmad Riza Patria," kata Isac dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/1).

Menurut dia, Gubernur Anies telah meminta pemerintah pusat untuk mengambil alih koordinasi dalam penanganan Covid-19 di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) itu wajar saja. 

"Alasanya sederhana. Anies tidak bisa memerintahkan kepala daerah. Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bisa berikan instruksi," bebernya. "Jadi, rentang komando koordinasi untuk Jabodetabek diambil alih pemerintah pusat, bukan berarti Anies menyerah atau tidak sanggup," lanjut dia.

Isac juga menyatakan, pemahaman bacaan dan kebijakan adalah hal pokok bagi ketua partai tingkat kota di Jakarta. Semestinya, pernyataan Ketua DPC harus seirama dengan DPD atau pengurus tingkat provinsi.

"Ini kan terkesan membalelo, karena khalayak tahu pengusung utama pasangan Anies-Sandi adalah Partai Gerindra. Ini bisa menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap partai, khususnya di Jakarta. 

Isac berharap, semua elit bahu membahu untuk menghempaskan pandemi Covid 19. "Ayo bantu gubernur dan pemerintah pusat yang sedang berupaya keras menuntaskan kewajibannya melindungi warga. Jangan hanya buat gaduh," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua  DPC Partai Gerindra DKI, Ali Lubis meminta, meminta Anies mundur dari jabatannya karena menyerah menangani pandemi Covid-19. "Terkait hal di mana Anies meminta pemerintah pusat mengambil alih koordinasi penanganan Covid-19 di Jakarta menimbulkan pertanyaan besar apakah Anies nyerah. Jika seperti itu, sebaiknya mundur saja dari jabatan gubernur," ucapnya.

Sponsored
Berita Lainnya