sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Khofifah: Warga Jawa Timur sudah lama kepengin LRT

Jokowi disebut Khofifah bakal menerbitkan Perpres pembangunan LRT di Jatim.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Minggu, 15 Sep 2019 16:59 WIB
Khofifah: Warga Jawa Timur sudah lama kepengin LRT

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengatakan provinsinya akan segera memiliki transportasi publik baru berbentuk Lintas Rel Terpadu (LRT). Menurut Khofifah, pembangunan LRT bagian dari proyek pemgembangan Gerbang Kertosusilo atau Surabaya Megapolitan.

"Warga Surabaya dan Jawa Timur itu sudah kepengin LRT dan itu sejak kita selesai pemilihan saya membentuk tim navigasi. Kita sudah langsung koordinasi, kalau elevated seperti apa, LRT misalnya," kata dia kepada wartawan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (15/9).

Dia mengatakan, lebih memilih untuk membangun LRT ketimbang Moda Raya Terpadu (MRT). "Kalau MRT kepengin juga, tapi kalau MRT lebih mahal. Jadi kita sudah dapat indeksnya per kilometer (pembangunan) LRT berapa, MRT berapa," ujar mantan Menteri Sosial itu. 

Khofifah mengatakan pembangunan LRT bakal mengoneksikan moda trasportasi di kawasan Malang Raya, yakni Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. "Itu kan public transportation, fasilitas umum. Itu kalau bisa terkoneksi di antara daerah terdekat itu bisa murah," ucapnya.

Khofifah mengatakan, ia telah menjalin komunikasi secara intensif dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Presiden Jokowi dalam rencana pengembangan LRT tersebut. 

Menurut Khofifah, sejumlah negara juga menyatakan ketertarikannya untuk membangun moda transportasi modern tersebut. "Sudah ada BUMN yang feasibility studies. Ada juga investor Prancis, China, Jepang, dan Inggris (yang tertarik). Dengan Jepang, Pak Emil (Wakil Gubernur Jatim) kapan hari ketemu, tapi belum melaporkan," tuturnya. 

Kofifah mengatakan, Jokowi bakal segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembangunan LRT di Jatim. Karena itu, Pemprov Jatim kini fokus menyusun rencana teknis pembangunan LRT tersebut. "Detail plan selesai kemudian Perpres turun. Bukan Perpres turun, baru detail plan. Perpres turun, sudah running well," ucapnya.

Menurut Khofifah, Presiden meminta hitungan mendetail kebutuhan investasi dari pembangunan proyek tersebut dan kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). "Kalau investasi sekian itu bisa mendorong PDRB naik berapa dan kontribusi ke pertumbuhan ekonomi naik berapa," kata dia.

Sponsored