sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Komnas HAM dapati fakta baru pembunuhan pendeta Papua

Penembakan Yeremia disebut merupakan kelanjutan dari rentetan peristiwa sebelumnya.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Sabtu, 17 Okt 2020 17:44 WIB
Komnas HAM dapati fakta baru pembunuhan pendeta Papua
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 377.541
Dirawat 63.576
Meninggal 12.959
Sembuh 301.006

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melalui tim pemantauan dan penyelidikan mendapati fakta baru tentang kematian pendeta Yeremia Zanambani di Kampung Bomba, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Sabtu (19/9).

Komisioner Komnas HAM, Chairul Anam, menyebut, peristiwa penembakan Yeremia tidak berdiri sendiri. Namun, kelanjutan dari rentetan persitiwa yang melatarbelakanginya.

"Terkait dengan peristiwa kematian pendeta Yeremia, Komnas HAM menemukan fakta, bahwa peristiwa tersebut tidak berdiri sendiri. Terdapat rentetan peristiwa lain yang terjadi sebelumnya," katanya dalam keterangannya, Sabtu (17/10).

Keyakinannya berdasarkan keterangan saksi yang didapat. "Dari tinjauan ke lokasi, olah TKP (tempat kejadian perkara), dan permintaan keterangan saksi-saksi dan para pihak, Komnas HAM mendapatkan berbagai keterangan, bukti dan informasi pendukung semakin terangnya peristiwa tersebut," terang Anam.

Kendati demikian, dirinya memastikan, Komnas HAM akan mengolah seluruh data yang ada. Dengan begitu, mendapatkan kesimpulan yang solid atas peristiwa itu.

"Langkah tersebut juga akan diuji dengan keterangan ahli. Dalam proses, tim juga mendapatkan permintaan langsung dari keluarga korban untuk mendampingi ketika dilakukan autopsi dan dijelaskan itu bagian dari prasyarat dilakukannya autopsi," tutur dia.

Tim juga masih akan menampung segala pengaduan langsung di lapangan, baik tentang keberatan gedung sekolah yang dijadikan pos persiapan Koramil Hitadipa maupun dari pendeta yang menginginkan pendekatan damai dan menjauhi pendekatan keamanan.

"Komnas HAM menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung dan menerima Komnas HAM, khususnya atas kepercayaan masyarakat dan keluarga korban, sehingga di lokasi lancar dan aman," ucap dia.

Sponsored

Peristiwa pembunuhan kembali terjadi di Papua pada Sabtu (19/9). Seorang pendeta, Yeremia Zanambani, ditemukan tewas tertembak senjata api dan tertusuk di Kampung Bomba, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya.

Berita Lainnya