sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Korban banjir bandang di Lebak rutin ronda malam 

Ronda digelar di sepanjang Sungai Ciberang dan di lingkungan permukiman yang terdampak banjir.

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Sabtu, 18 Jan 2020 08:13 WIB
Korban banjir bandang di Lebak rutin ronda malam 
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Pascabencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten, warga menggelar ronda setiap malam untuk memantau debit air di sungai Ciberang.

Kegiatan ronda tersebut dilakukan warga yang terdampak banjir secara rutin setiap malam hari. Ronda digelar di sepanjang Sungai Ciberang dan di lingkungan permukiman yang terdampak banjir.

Seperti di Kampung Kampung Naggela, Desa Calung Bungur, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Mereka menggelar ronda setiap malam untuk memantau debit air sungai Ciberang karena masih trauma setelah bencana banjir yang memporak-porandakan kampung mereka.

"Ronda pantau debit air Sungai Ciberang, takut terjadi kedua kalinya. Ronda mulai sesudah kejadian. Kalau kemarin kejadian malam, mungkin korban bisa mencapai ribuan jiwa, untung pagi," kata salah satu warga Bahroji (35) disela-sela ronda, Sabtu (18/1) dini hari.

Sponsored

Setelah kejadian tersebut, warga yang tinggal di dataran rendah tepatnya di sekitar Sungai Ciberang rutin meminta informasi perkembangan debit air di hulu Sungai Ciberang. Apalagi hingga saat ini wilayah Lebak terus diguyur hujan lebat.

Pria yang akrab disapa Oji itu mengatakan, selain melakukan ronda di sekitar sungai, warga pun melakukan ronda untuk menjaga lingkungan permukiman yang ditinggal penghuninya untuk mengungsi, sebab masih ada barang-barang berharga yang masih tersisa di rumah.

"Keliling rumah-rumah yang tinggal pengungsi juga. Ini mah inisiatif warga aja sesekali pihak kepolisian mengecek ke sini malam-malam," katanya.

Berita Lainnya