sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Klaim tak ada korupsi di Asabri, Mahfud: Kita lihat perkembangannya

Sebelumnya PT Asabri menjamin dana atau uang para prajurit TNI dan Polri yang disimpan dalam kondisi aman.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Kamis, 16 Jan 2020 15:33 WIB
Klaim tak ada korupsi di Asabri, Mahfud: Kita lihat perkembangannya
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, enggan menanggapi bantahan Direktur Utama (Dirut) PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri (Persero), Sonny Widjaja yang mengatakan tidak ada korupsi di perusahaan pelat merah itu.

Mahfud menerangkan, sebaiknya masyarakat mengikut perkembangan kasus dugaan korupsi tersebut. Pasalnya, isu rasuah yang diduga terjadi di PT Asabri sudah muncul dan menjadi isu penting.

"Kita lihat perkembangannya saja. Enggak usah diributkan. Pokoknya itu (dugaan korupsi di PT Asabri) sudah muncul sebagai isu yang sangat penting," kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta Barat, Kamis (16/1).

Saat disinggung mengenai kerugian dari dugaan korupsi itu yang mencapai Rp10 triliun, Mahfud memilih untuk tidak menanggapinya.

Sebelumnya PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) menjamin dana atau uang para prajurit TNI dan Polri yang disimpan dalam kondisi aman. Uang prajurit TNI, aparat Polri, dan pegawai Kementerian Pertahanan tidak hilang dan tidak dikorupsi.

"Saya tegaskan, saya menjamin uang yang dikelola Asabri aman. Pada kesempatan ini saya mengimbau agar kita dapat menjadi orang-orang yang tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi dengan berita-berita tentang Asabri yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujar Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja di Jakarta, Kamis.

Dirut Asabri tersebut menegaskan berita terkait Asabri yang beredar saat ini adalah tidak benar. Sonny Widjaja mengimbau agar pembicaraan dan pendapat menjurus negatif dihentikan atau Asabri akan menempuh jalur hukum.

"Hentikan pendapat, pembicaraan yang cenderung tendensius dan menjurus negatif dan mengakibatkan kegaduhan," ujar Sonny Widjaja.

Sponsored

Sonny mengimbau kepada pihak-pihak yang ingin berbicara tentang Asabri untuk menggunakan data dan fakta yang sudah terverifikasi. Jika tidak, Asabri akan menempuh jalur hukum.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan ada dugaan kasus korupsi di PT Asabri mencapai sekitar Rp10 triliun.

Salah satu masalah yang muncul dalam tubuh perusahaan asuransi yang mengelola dana dan memberikan perlindungan finansial untuk kepentingan prajurit TNI, anggota Polri dan PNS Kemhan/Polri itu adalah terkait pengelolaan investasi.

Sedangkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, Polri sedang menyelidiki dugaan praktik korupsi di PT Asabri (Persero).

Namun Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan likuiditas PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata RI (Asabri) (Persero) dalam kondisi aman.

Likuditas Asabri, menurut Erick, dijamin aman karena 'cash flow' asetnya semua masih bagus, berbeda dengan Jiwasraya yang sudah sangat (mengalami kerugian).

Asabri sendiri menyampaikan kondisi operasionalnya berjalan baik dan normal.

Kegiatan operasional Asabri terutama proses penerimaan premi, proses pelayanan, dan proses pembayaran klaim berjalan dengan normal dan baik. Asabri dapat memenuhi semua pengajuan klaim tepat pada waktunya. (Ant)

Waspadai lonjakan kredit bermasalah

Waspadai lonjakan kredit bermasalah

Rabu, 01 Apr 2020 17:59 WIB
Pecah kongsi di partai Tommy

Pecah kongsi di partai Tommy

Rabu, 01 Apr 2020 06:01 WIB
Berita Lainnya