logo alinea.id logo alinea.id

Kota Pekanbaru berselimut asap saat Iduladha

Bau seperti arang terbakar dilaporkan terasa menyengat saat umat muslim mulai memadati Masjid Raya Annur di Kota Pekanbaru.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Minggu, 11 Agst 2019 08:13 WIB
Kota Pekanbaru berselimut asap saat Iduladha

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau, bertepatan perayaan Iduladha 1440 Hijriah, menyelimuti Kota Pekanbaru.

Bau seperti arang terbakar dilaporkan terasa menyengat saat umat muslim mulai berbondong-bondong memadati Masjid Raya Annur di Kota Pekanbaru untuk menjalankan salat Iduladha. Panitia di masjid dan warga terpaksa mengenakan masker medis karena asap yang terasa pekat.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kualitas udara pada Minggu (11/8) pagi berasap sehingga jarak pandang menurun.

"Jarak pandang di Pekanbaru pada pagi ini cukup buruk, hanya dua kilometer akibat asap," kata Staf Analisis BMKG Stasiun Pekanbaru Sanya Gautami.

Dia menjelaskan kondisi berasap juga terpantau di Kota Dumai dengan jarak pandang 2 kilometer, dan Kabupaten Pelalawan 3 kilometer.

Sanya mengatakan kualitas udara kini status sedang akibat tercemar asap atau jerubu. Informasi konsentrasi partikulat (PM10) yang terkandung di udara pada sekitar pukul 06.30 WIB lebih dari 110 mikrogram per meter kubik.

"PM10 tercatat di angka 110, kualitas udara sedang," tutur Sanya.

Berdasarkan pantauan satelit pada Minggu pukul 06.00 WIB, lanjutnya, terpantau ada delapan titik panas di Riau yang jadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari jumlah tersebut ada enam titik yang terindikasi kuat merupakan titik api karhutla.

Sponsored

"Seluruhnya berada di Kabupaten Indragiri Hulu," jelas Sanya.

Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar mengeluarkan arahan kepada masyarakat, khususnya umat muslim, untuk mewaspadai kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Syamsuar juga mengimbau warga untuk berdoa meminta hujan pada perayaan Iduladha 1440 Hijriah.

"Untuk mengimbau (pada) salat Iduladha tanggal 11 Agustus 2019 atau 10 Zulhijjah 1440 H, dimohon juga agar jamaah minta doa supaya di Riau segera turun hujan," kata Asisten I Sekretariat Daerah Pemprov (Setdaprov) Riau, Ahmad Syah Harrofie saat menjelaskan arahan Gubernur Syamsuar, Sabtu (10/8). (Ant)