sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KPAI: 40% siswa ragukan kesiapan PTM digelar Januari 2021

Siswa setuju PTM dibuka Januari 2021 umumnya beralasan sudah jenuh dengan PJJ.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Senin, 28 Des 2020 08:59 WIB
KPAI: 40% siswa ragukan kesiapan PTM digelar Januari 2021
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkapkan, 40% siswa meragukan kesiapan sekolahnya dalam menyediakan infrastruktur dan protokol kesehatan (prokes). Bahkan, 45% siswa menyatakan tidak setuju pembelajaran tatap muka (PTM) dibuka Januari 2021, karena khawatir tertular Covid-19.

Data tersebut, merupakan analisis lebih lanjut dari 6.241 siswa atau 10% yang menyatakan tidak setuju PTM Januari 2021, dibuka dan 10.078 siswa atau 16,13% menjawab ragu-ragu. Namun, dari 62.488 responden, sebanyak 48.817 siswa atau 78,17% setuju PTM dibuka Januari 2021.

Siswa setuju PTM dibuka Januari 2021 umumnya beralasan sudah jenuh pembelajaran jarak jauh (PJJ). Lalu, membutuhkan variasi pembelajaran untuk praktikum dan membahas materi-materi yang sangat sulit atau tidak bisa diberikan melalui PJJ.

"Hampir 56% setuju PTM menyatakan alasan ini, terutama siswa kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan siswa kelas 12 SMA/SMK," tutur Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti dalam keterangan tertulis, Senin (28/12).

Survei dilaksanakan pada 11-18 Desember 2020. Komposisi responden, sebesar 55% siswa laki-laki dan 45% siswa perempuan. Jenjang pendidikan berpartisipasi dalam survei, yang terbesar adalah SD atau sebanyak 28.164 siswa (45%) dan SMP sebanyak 28.132 siswa (46%). 

Rincian lain, SMA 3.707 siswa (5,6%), SMK 4.184 siswa (6,7%), SLB 49 siswa (0,08%), serta 900 siswa dari madrasah (1,44%).

Mayoritas responden berasal dari Jawa. Tertinggi sebanyak 28.020 siswa (44,86%) dari DKI Jakarta, Jawa Tengah 11.557 siswa (18,5%), Jawa Barat 11.086 siswa (17,75%), Bali 8.191 siswa (13,11%), Jawa Timur 1887 siswa (2,5%); dan D.I.Y 1278 siswa (2,04%), dan selebihnya berasal dari provinsi lainnya.

Di sisi lain, KPAI juga pernah menggelar survei persiapan sekolah menggelar PTM. Ternyata 94,75% sekolah responden belum siap PTM.

Sponsored

Sebelumnya, Retno menyatakan banyak sekolah belum siap melaksanakan PTM di tengah pandemi Covid-19. Sebab, tidak memiliki infrastruktur fisik hingga prosedur operasional standar SOP yang mumpuni. "Melindungi anak bukan dengan zona, tapi dengan persiapan pencegahan bahaya penularan yang ketat. Sayangnya, mayoritas sekolah masih bingung mempersiapkan apa saja untuk menuju kenormalan baru, mereka butuh bimbingan dan pengawasan," ujar Retno dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8).

Pengawasan tersebut dilakukan di berbagai wilayah, seperti Bekasi, Bogor, Depok, Bandung, Subang, Tangerang, Tangerang Selatan, DKI Jakarta, NTB, hingga Bengkulu. Menyasar sekolah dasar (SD) hingga menengah atas/kejuruan (SMA/SMK).

Berita Lainnya