sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KPU klaim mampu tangani serangan siber Pilkada 2020

KPU dan stakeholder akan semakin intens memberikan penguatan terhadap keamanan siber dalam Pilkada 2020.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Minggu, 19 Jul 2020 15:19 WIB
KPU klaim mampu tangani serangan siber Pilkada 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 410.088
Dirawat 58.418
Meninggal 13.869
Sembuh 337.801

Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah berupaya memperkuat keamanan siber kepemiluan. Hal tersebut untuk menghadapi Pilkada 2020 dari gangguan peretas atau hacker

Salah satu instrumen KPU adalah mengoptimalkan kembali sinergitas Gugus Tugas Keamanan Siber. Gugus Tugas Keamanan Siber merupakan kerjasama multipihak yang telah dibangun KPU dan lembaga-lembaga negara, mulai dari 
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Cyber Crime Mabes Polri, dan Kominfo sejak akhir 2018.

"Kerja sama multipihak ini menjadi penting. 2018 akhir kami menginisiasi yang kemudian disebut istilah dengan Gugus Tugas Keamanan Siber. Jadi, ada dua gugus tugas yang KPU RI bentuk mulai Pemilu 2019, salah satunya Gugus Tugas Keamanan siber yang melibatkan kementerian lembaga terkait," kata Anggota KPU RI, Viryan Azis, dalam sebuah diskusi daring, Minggu (19/7).

Viryan menegaskan, KPU dan stakeholder akan semakin intens memberikan penguatan terhadap keamanan siber dalam Pilkada 2020. Mereka, tambah dia, akan melakukan program yang diberi nama rond siber sebagai upaya penguatan tersebut.

Sponsored

Viryan menyatakan, selama KPU mendapatkan serangan siber, tidak pernah ada serangan yang berhasil secara efektif. Oleh sebab itu, dia percaya dapat menangani serangan-serangan yang nantinya akan datang.

"Jadi, Gugus Kemananan Siber insyaallah akan kami optimlakan kembali. Sesungguhnya, terus berjalan namun memang kami melihat Gugus Tugas Keamanan Siber biasanya kami lihat perilaku penyerang itu pada saat hari pemungutan suara, yaitu ke Situng atau web sejenis," ungkapnya.

Berita Lainnya