sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kunjungi Rutan Medaeng, Sandiaga prihatin keadaan Ahmad Dhani

"Kami prihatin keadaan beliau dan alhamdulillah hari ini beliau senyum."

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Sabtu, 16 Feb 2019 15:31 WIB
Kunjungi Rutan Medaeng, Sandiaga prihatin keadaan Ahmad Dhani
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1790
Dirawat 1508
Meninggal 170
Sembuh 112

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, menjenguk calon legislatif Partai Gerindra, Ahmad Dhani. Sandiaga menyampaikan keprihatinannya atas kasus yang menjerat Dhani.

Penggawa grup band Dewa 19 itu ditahan di Rutan Klas I Surabaya di Medaeng Sidoarjo, Jawa Timur, untuk menjalani sidang pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya.

"Tentunya kami bersimpati kepada keadaan Mas Ahmad Dhani. Kami prihatin keadaan beliau dan alhamdulillah hari ini beliau senyum, jadi hadapi dengan senyuman betul-betul beliau lakukan, beliau memiliki spirit sangat positif," katanya Sandi usai menjenguk Dhani Ahmad, di Surabaya, Sabtu (16/2).

Menurutnya, Dhani mengaku dalam kondisi sehat selama berada di Rutan Medaeng. Ia juga menitipkan salam kepada teman-temannya, dan berharap mereka dalam keadaan sehat.

Menurut Sandi, Dhani terlihat tabah menjalani proses hukum yang dihadapinya. Padahal proses dan prosedur hukum yang harus dijalani Dhani dapat memberi tekanan baik pada fisik atau psikisnya. 

"Menghadapi tekanan, baik proses hukum dan prosedur hukum, ini membutuhkan mental yang sangat kuat," kata Sandi.

Saat menjenguk Dhani, Sandi juga melihat terjadinya kelebihan kapasitas di rutan tersebut. Kapasitas rutan yang hanya 700 orang, ditempati oleh lebih dari 2.000 orang. 

Menurutnya, hal ini terjadi di hampir seluruh lembaga pemasyarakatan, terutama terkait dengan penyalahgunaan narkoba. Sandi menyoroti banyaknya pengguna narkoba di kalangan masyarakat. Karenanya, harus ada upaya serius untuk melakukan pemberantasan narkoba.

Sponsored

"Mau dibangun berapapun juga jumlah kapasitasnya, kalau jumlah penggunaan narkoba terus meningkat seperti ini, ini akan membuat kapasitasnya membeludak," kata Sandi. (Ant)

Berita Lainnya