sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kuota internet kendala utama PJJ

Para pendidik harus bisa mengajar dengan cara-cara kreatif, jangan hanya berceramah atau memberi tumpukan tugas.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Senin, 07 Sep 2020 19:53 WIB
Kuota internet kendala utama PJJ
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Kuota internet masih menjadi permasalahan utama di lapangan saat melalakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Makassar, Nurhidayah Masri mengatakan, masalah internet merupakan kendala utama selama proses pembelajaran.

"Kuota internet ini memang kendala sekali, khususnya anak-anak khususnya. Apalagi, bagi orang tua yang terkena dampak Covid-19 ini. Ada beberapa anak yang kami survei pada setiap mata pelajaran, beberapa kali pertemuan tidak hadir, dalam lima kali pertemuan, hanya sekali hadir. Ketika kami data apa kendalanya, ya itu tadi, kuota internet," kata dia dalam diskusi virtual, Senin (7/9).

Sebelum ada wacana anggaran Rp9 triliun untuk kuota internet, Nurhidayah mengaku, mengalokasikan dana BOS untuk kuota internet bagi para siswa yang membutuhkan. Bahkan, dia mengaku, bantuan kuota internet juga disalurkan ke guru yang bukan PNS.

Terkait bantuan kuota internet ini, ia mengaku telah menyampaikan data mutakhir nomor telepon siswa."Alhamdulillah data itu sudah kami berikan dan provider sudah menerima," tutur Nurhidayah.

Sementara itu, Staf ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Henri Subiakto mengatakan, penggunaan aplikasi online meningkat di tengah pandemi Covid-19. Kenaikan mencapai 44,3% selama pandemi Covid-19, 

Menurut dia, ini turut mempercepat berjalannya transformasi digital karena pandemi Covid-19 memaksa banyak orang untuk bisa memanfaatkan teknologi.

Di ranah pendidikan, risiko penularan Covid-19 jauh lebih tinggi dibandingkan dampak ekonominya. "Ada persoalan anak-anak kita tidak bisa dilepaskan dari teknologi. Mau tidak mau, anak-anak kita membutuhkan kuota. Makanya, betul kalau negara harus menyiapkan kuota," ujar Henri.

Menurut Henri, pemberian kuota internet harus juga bertujuan agar anak-anak bisa mengikuti perkembangan teknologi. Jadi, konten-konten yang akan diajarkan harus menarik agar pendidikan online tidak menjadi generasi ‘rebahan’. 

Sponsored

Para pendidik harus bisa mengajar dengan cara-cara kreatif, bukan dengan memindahkan gaya mengajar konvensional ke media digital, seperti hanya berceramah atau memberi tumpukan tugas.

Berita Lainnya