sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Lebaran, 7 desa di Kalsel terendam banjir

Warga Hulu Sungai Tengah yang sempat mengungsi kini telah kembali ke rumah masing-masing.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Jumat, 14 Mei 2021 12:52 WIB
Lebaran, 7 desa di Kalsel terendam banjir

Sungai Satui di Kabupaten Tanah Bumbu dan Sungai Haruyan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), meluap usai diguyur hujan deras pada Lebaran (Kamis, 13/5). Imbasnya, ratusan rumah di daerah aliran sungai (DAS) setempat terdampak banjir dengan ketinggian bervariasi.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah sama-sama melaporkan adanya ratusan rumah warga yang terdampak akibat luapan air sungai tersebut," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangannya, Jumat (14/5).

BPBD Tanah Bumbu melaporkan, 555 rumah warga dan 55 ha sawah siap panen terdampak banjir dengan tinggi muka air (TMA) 100-150 cm. Sedangkan BPBD HST Tengah mencatat, 629 rumah warga tergenang air dengan TMA 25-50 cm.

Banjir di Tanah Bumbu merendam Desa Sinar Bulan, Kecamatan Satui. Adapun bencana hidrometeorologi di HST merendam Desa Haruyan Seberang, Haruyan, Lok Buntar, Pengambau Hilir Dalam, Pengambau Hilir Luar, dan Mangunan di Kecamatan Haruyan.

Per Jumat (14/5) pagi, warga HST yang sempat mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing karena banjir mulai surut. Namun, sebanyak 98 warga Tanah Bumbu masih bertahan di tempat pengungsian.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi hingga siang atau sore hari ini hingga esok (Sabtu, 15/5). Potensi tersebut tercatat di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito, Kuala, Tapin, HST, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut.

Merujuk kajian InaRISK, Tanah Bumbu memiliki risiko bencana banjir sedang hingga tinggi dengan luas mencapai 77.996 ha atau mencakup 10 kecamatan. HST pun demikian dengan luas risiko hingga 58.414 ha atau mencakup 11 kecamatan.

Karenanya, BNPB mengimbau warga setempat dan pemerintah daerah (pemda) siap siaga terhadap bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Kesiapsiagaan harus disiapkan dari tingkat terkecil, keluarga. 

Sponsored
Berita Lainnya