sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kurangi kematian, libatkan tokoh masyarakat untuk dampingi pasien isoman Covid-19

Warga yang melakukan isoman di rumah tentunya membutuhkan dukungan dari lingkungannya.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Jumat, 30 Jul 2021 14:17 WIB
Kurangi kematian, libatkan tokoh masyarakat untuk dampingi pasien isoman Covid-19

Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo, meminta, Satgas Covid-19 di tingkat RT dan RW berkolaborasi dengan warga, khususnya dengan tokoh masyarakat, tokoh agama serta orang yang dituakan di lingkungan tersebut.

Menurutnya, pengendalian Covid-19 termasuk membumikan protokol kesehatan (prokes) ke warga, pendampingan terhadap pasien coronavirus yang melakukan isolasi mandiri (isoman) bisa lebih efektif dan optimal bila melibatkan para tokoh masyarakat.

"Perlu disadari, pengendalian Covid-19 bisa efektif jika  dilakukan secara gotong-royong," kata Rahmad Handoyo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (30/7).  

Rahmad meyakini, tingginya angka kematian pasien isoman dapat ditekan bila seluruh warga di tingkat RT dan RW kompak dan mau bersama-sama menjaga lingkungannya dari ancaman Covid-19. Kata dia, warga yang melakukan isoman di rumah tentunya membutuhkan dukungan dari lingkungannya.

Diketahui, LaporCovid-19 menyebut, terdapat 2.703 pasien corona yang meninggal saat melakukan perawatan atau isolasi mandiri (isoman) di rumah hingga Selasa (27/7). Provinsi dengan total kematian di luar rumah sakit ini terbanyak ditemukan di DKI Jakarta, yakni sebanyak 1.218 pasien.

Rahmad menuturkan, pendampingan pasien isoman sebenarnya tidak mudah karena masih banyak masalah yang ditemukan di lapangan. 

"Nah, kalau warga kompak memberi bantuan, dukungan serta pendampingan, yakin risiko kematian akan menurun. Kata kunci keberhasilan pengendalian Covid-19 juga pendampingan terhadap isoman adalah komunikasi," tegasnya.

Rahmad menambahkan, bangsa Indonesia tidak akan pernah keluar dari pandemi Covid-19, jika penanganannya hanya dibebankan kepada pemerintah. Menurut dia, seharusnya pemerintah hanya mengatur strategi perang melawan Covid-19, sementara implementasinya dilakukan secara gotong-royong oleh segenap elemen bangsa.

Sponsored

"Tenaga nakes kita tidak cukup untuk mengawasi para isoman. Rumah sakit kita tidak cukup untuk menampung isoman. Karena itu, semua pihak harus bergotong royong membumikan strategi yang ditetapkan pemerintah," tandas dia.

Berita Lainnya