sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Libur panjang, Tito: Lebih baik di rumah saja

Tito mengatakan lebih baik mengisi waktu di rumah beres-beres atau menikmati liburan bersama keluarga di tempat tinggal.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Senin, 19 Okt 2020 13:50 WIB
Libur panjang, Tito: Lebih baik di rumah saja
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian khawatir, libur panjang dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan jauh. Misalnya, pulang kampung atau berekreasi. 

Padahal, Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19. Untuk mencegah potensi penularan Covid-19, kata dia, tiga hal perlu dilakukan bersama.

Pertama, Tito mengimbau, masyarakat tidak pulang kampung dan menunda aktivitas berlibur. "Lebih baik mengisi waktu di rumah masing-masing, beres-beres atau menikmati liburan bersama keluarga di tempat tinggal," kata Tito dalam keterangan pers daring, Senin (19/10).

Kedua, bagi yang terpaksa keluar kota, dituntut melakukan tes PCR agar berkeyakinan terbebas dari Covid-19. Untuk lalu lintas, kata dia, Polri, Kementerian Perhubungan, dan dinas terkait akan mengaturnya. "Jangan sampai menjadi penular bagi saudara atau orang tua kita yang ada di daerah," tutur Tito.

Ketiga, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menurut dia, akan merencanakan rapat bersama Forkompimda paling lambat hari Kamis (22/10). 

Tito meminta, para kepala daerah menjaga betul mekanisme pertahanan wilayahnya masing-masing. Misalnya, mengoptimalkan kampung sehat atau kelurahan tangguh yang memastikan warga luar daerah yang berkunjung telah melakukan tes.

Menurut Tito, peran kepala daerah sangat penting untuk mencegah terjadinya kerumunan. Ia pun meminta, Forkompimda lebih mewaspadai tempat-tempat wisata yang sangat berpotensi meningkat kasus positif Covid-19. 

"Protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan, harus betul-betul diterapkan. Tempat wisata ini rawan. Ini harus dibicarakan oleh kepala daerah, dengan Forkompimda dan pengelolaan wisata agar tidak terjadi kerumunan masif," ujar Tito.

Sponsored

Seperti diketahui sepanjang Oktober 2020, terdapat satu hari libur nasional dan dua hari cuti bersama. Hari libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada Kamis (29/10). Sementara itu, libur cuti bersama ditetapkan pada Rabu (28/10) dan Jumat (30/10).Potensi libur panjang disebabkan karena hari berikutnya merupakan akhir pekan, Sabtu (31/10) dan Minggu (1/11).

Berita Lainnya