sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Luhut minta media jangan besar-besarkan kasus Wiranto

Luhut mengimbau awak media untuk tak lagi membesar-besarkan pemberitaan terkait peristawa nahas tersebut.

Soraya Novika
Soraya Novika Senin, 14 Okt 2019 07:06 WIB
Luhut minta media jangan besar-besarkan kasus Wiranto

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pelit berkomentar terkait kasus penyerangan yang menimpa Menteri Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Untuk itu, Luhut mengimbau awak media untuk tak lagi membesar-besarkan pemberitaan terkait peristawa nahas tersebut. 

"Saya minta ke depan media tidak usah membahas ini dan membesar-besarkannya. Banyak berita lain, seperti pembangunan yang penting," ujar Luhut ditemui di Stasiun Harjamukti Cibubur, Depok, Jawa Barat, Minggu (13/10).

Lebih lanjut, Luhut mengatakan bahwa sejauh ini polisi dan pihak terkait lainnya sudah bergerak menangani kasus tersebut dan sudah memegang bukti-bukti penyerangan itu.

"Jadi jangan kita ikut-ikutan jadi pahlawan buat mereka itu," katanya.

Menurut Luhut semua pejabat negara di seluruh dunia berpotensi mendapatkan teror semacam itu. 

"Tidak ada satu negarapun yang kebal atau imun terhadap hal-hal macam itu. Tapi saya kira tingkat pengamanan, polisi, intelijen, dan lainnya sudah punya data yang baik. Jadi tidak perlu terlalu dihebohkan," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, Wiranto bersama tiga korban lainnya yakni ajudan Wiranto, Kapolsek Menes dan seorang pegawai Universitas Mathla'ul Anwar diserang oleh pasangan suami-istri Syahrial Alamsyah (SA) alias Abu Rara dan Fitri Andriyana (FA) di Alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. 

Sponsored

Insiden itu terjadi ketika Wiranto melakukan kunjungan kerja ke sana.

Kedua pelaku penyarangan diduga terpapar paham radikal dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Wiranto disebut terluka di bagian perut dan kini masih menjalani perawatan di RSPAD GAtot Subroto, Jakarta Pusat.

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Rabu, 20 Nov 2019 19:35 WIB
Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Selasa, 19 Nov 2019 21:07 WIB